Dinas Pendidikan Kota Bekasi Sudah Berusaha Optimal Berikan Pelayanan PPDB Online Terbaik

Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) online 2018 tingkat SMP berjalan lancar, tertib, dan kondusif

Dinas Pendidikan Kota Bekasi Sudah Berusaha Optimal Berikan Pelayanan PPDB Online Terbaik
Warta Kota/Muhammad Azzam
Dinas Pendidikan Kota Bekasi terus berupaya melakukan pelayanan terbaik bagi warga Kota Bekasi yang akan mendaftarkan anaknya di sekolah negeri di Kota Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI---Dinas Pendidikan Kota Bekasi terus berupaya melakukan pelayanan terbaik bagi warga Kota Bekasi yang akan mendaftarkan anaknya di sekolah negeri di Kota Bekasi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi, mengatakan sejauh ini proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) online 2018 tingkat SMP berjalan lancar, tertib, dan kondusif meskipun ada beberapa permasalah yang terjadi.

Baca: Orangtua Masih Gigit Jari di Hari ke-7 PPDB Tangsel

"Semua berjalan lancar, permasalah hanya pada kurang paham orangtua murid soal pendaftaran via daring ini dan sistem atau jalur yang tersedia. Tapi itu semua sudah kami atasi dengan baik," kata Ali saat dihubungi Warta Kota, Selasa (10/7/2018).

Ali mengatakan, mulai dari tahap proses prapendaftaran, verifikasi, hingga pendaftaran terbilang lancar dan tidak ada masalah.

Baca: Anaknya Tak Lolos PPDB Tahap Pertama, Erna Atur Strategi di Pendaftaran Tahap Kedua

"Jadi memang dari jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan PPDB online, kami sudah lakukan sosialisasi mulai dari tingkat RW hingga kecamatan, termasuk di sekolah-sekolah," katanya.

Prosesnya, kata Ali, berjalan transparan bisa langsung terpantau melalui laman atau aplikasi PPDB online Kota Bekasi.

"Jadi kami ada jalur prestasi, umum, zonasi, penghargaan maslahat guru (PMG), dan afirmasi. Semua terverifikasi secara transparan, bahkan Dukcapil, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan ikut serta dalam proses itu," kata Ali.

Baca: Pengamat: Pemkot Tangerang Menciderai Perasaan Orangtua Murid Terkait PPDB

Ali mengatakan, selama proses PPDB online, pihaknya juga menyedikan layanan di setiap kecamatan, sekolah maupun di kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

"Warga Kota Bekasi sudah pandai, jadi mereka banyak daftar mandiri. Tapi tetap kami sediakan di sekolah, kecamatan maupun di kantor Dinas Pendidikan," katanya.

"Untuk layanan server dan jaringan internet sejauh ini stabil. Kami kerja sama pihak Telkom, untuk jaringan internet di kecamatan atau di sekolah Diskominfo ditambah kapasitas WiFi-nya," kata Ali.

Meskipun PPDB online relatif lancar, namun Ali menyadari masih banyak warga yang belum terkonfimasi atau diterima masuk ke sekolah negeri.

Baca: Nama Siswa Hilang di PPDB Online SMAN 6 Tangsel

"Yang jelas bagaimanapun Dinas Pendidikan Kota Bekasi sudah optimal melayani masyarakat, walaupun memang masyarakat kecewa karena tida bisa masuk ke sekolah negeri. Memang antara peminat dan kapasitas sekolah belum mampu," katanya.

Ali mengatakan, bagi orangtua yang anaknya tidak lolos PPDB online hingga tahap kedua nanti diharapkan bisa sekolah di mana saja.

Walaupun memang minta masyarakat untuk masuk negeri tinggi dikarenakan banyak faktor, salah satu faktornya ialah karena gratis.

"Rasa kecewa anaknya tidak masuk negeri itu pasti ada, tahun depan akan terus dilakukan evaluasi. Apakah membangun sekolah baru atau seperti apa. Memang harusnya sekolah swasta diperdayakan agar sekolah swasta itu murah, bisa nanti bantuan yang memadai biaya operasional sekolah sehingga kedepannya tidak lagi dibebankan kepada orangtua," kata Ali.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved