PPDB 2018

Ortu Siswa Miskin Besok Gelar Demo ke Pemkot Depok, Tuntut Anaknya Diterima di SMP Negeri

Ratusan orangtua siswa miskin yang ditolak di SMP Negeri di Kota Depok, akan menggelar aksi unjuk rasa ke Pemkot Depok, Rabu (11/7/2018) pagi.

Ortu Siswa Miskin Besok Gelar Demo ke Pemkot Depok, Tuntut Anaknya Diterima di SMP Negeri
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sejumlah orangtua siswa miskin mengadu ke DKR Depok karena ditolak di SMP Negeri dalam PPDB, kali ini. 

RATUSAN orangtua siswa miskin yang ditolak di SMP Negeri di Kota Depok, akan menggelar aksi unjuk rasa atau berdemonstrasi ke Pemkot Depok, Rabu (11/7/2018) pagi.

Mereka menuntut agar anak mereka, tetap dapat bersekolah di SMP Negeri di Depok.

Sebab, hampir semua sekolah di Depok berpatokan hanya memberi kuota 20 persen bagi siswa miskin.

Padahal sesuai Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018, Pasal 19, kuota 20 persen itu adalah kuota minimal atau paling sedikit.

Artinya, sekolah diwajibkan memberikan kuota bagi siswa miskin di atas atau melebihi 20 persen.

Sebab, sesuai Permendikbud itu, siswa miskin diutamakan untuk dapat bersekolah di sekolah negeri.

Hal itu dikatakan Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok, Roy Pangharapan, kepada Warta Kota, Selasa (10/7/2018).

"Jadi para ortu siswa miskin yang sempat mengadu ke kami akan berunjuk rasa ke Pemkot Depok, untuk menuntut hak mereka, Rabu pagi besok," kata Roy.

Roy menyebutkan, semua sekolah negeri di Depok termasuk Dinas Pendidikan Kota Depok, telah memelintir bunyi Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018, Pasal 19.

Di mana dalam Permendikbud itu disebutkan kuota 20 persen bagi siswa miskin adalah kuota minimal atau paling sedikit.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help