PPDB 2018

Tak Diterima di SMP Negeri di Depok, Orangtua Calon Siswa Miskin Ancam Unjuk Rasa

"Warga miskin di Depok ini, nggak ada pilihan, rencananya kami akan aksi. Kapan aksinya sedang kami konsolidasikan. Nanti akan saya kabari."

Tak Diterima di SMP Negeri di Depok, Orangtua Calon Siswa Miskin Ancam Unjuk Rasa
Istimewa
Ilustrasi PPDB Online 

"Tapi mayoritas, mereka ingin sekolah negeri. Karena itu hak mereka sebagai warga miskin, dan agar subsidi tepat sasaran," kata Roy.

Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Disdik Depok M Thamrin mengatakan, kuota calon siswa miskin yang diterima di setiap SMP Negeri di Depok hanya 20 persen.

Namun, tidak semua calon siswa miskin bisa diterima di SMP Negeri karena peminat lebih tinggi dibandingkan daya tampung.

Meski begitu, Disdik Depok mengaku sudah membuat solusi agar siswa miskin tidak putus sekolah.

"Kami sudah mewajibkan semua SMP swasta di Depok menerima siswa miskin warga Depok dan menggratiskan biayanya," kata Thamrin.

Artinya, siswa miskin dapat bersekolah di SMP Swasta di Depok tanpa membayar uang pangkal dan uang SPP bulanan.

Baca: Alami Gangguan PPDB Online, Warga Kota Bekasi Bisa Sampaikan Keluhan ke Dua Aplikasi Ini

PPDB Online lancar

Sementara itu, pendaftaran PPDB SMP online jalur akademik di Depok yang dimulai Senin (9/7/2018), berjalan relatif lancar di 26 SMPN di Depok.

"Semuanya lancar dan tidak ada kendala," kata M Thamrin..

Menurut dia, Pendaftaran PPDB SMP Online tahun 2018/2019 ini akan berlangsung hingga Selasa (10/07/2018) .

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved