Home »

Bisnis

» Mikro

Penjual Nasi Menahan Diri Jual Jengkol yang Harganya Mengalahkan Daging Ayam

Harga jengkol yang masih melambung tinggi membuat penjual nasi masih menahan diri menjual menu jengkol.

Penjual Nasi Menahan Diri Jual Jengkol yang Harganya Mengalahkan Daging Ayam
Tribun Bogor
Jengkol di Pasar Ciawi, Kabupaten Bogor 

BAGI anda penyuka masakan jengkol, jangan heran bila kehilangan menu jengkol sejak Lebaran di warung nasi langganan.

Harga jengkol yang masih melambung tinggi membuat penjual nasi masih menahan diri menjual menu jengkol.

"Sejak habis lebaran belum bikin masakan jengkol karena harga jengkol masih mahal banget," kata Yanti salah satu pemilik warung nasi di bilangan Kalibata, Senin (9/7/2018).

Saat ini harga jengkol masih Rp 70.000-75.000 per kilogram.

Yanti bisa memasak jengkol ketika harga jengkol mentah paling mahal Rp 40.000 perkilogram.

Baca: Hari Ini 42 Tahun Lalu, Indonesia jadi Negara Ketiga di Dunia yang Luncurkan Satelit Domestik

Baca: Wow Mikha Tambayong Terlihat Duduk Sembari Bersandar di Dada Daniel Welas

Baca: Hotman Paris Beri Hadiah Dua Mobil Mercedes Benz ke Asprinya

Harga jengkol juga jauh lebih tinggi ketimbang daging ayam yang mencapai Rp 40.000 perkilogram.

"Kalau sekarang jual jengkol bingung mau jual berapa? Ada juga berantem sama pembeli," katanya.

Biasanya ia menjual jengkol seporsi Rp 5.000.

Menurutnya ia tetap bisa memasakan jengkol bila pesanan saja. Minimal seperempat kilogram.

Sementara itu pedagang sayur mayur juga mengaku belum menjual jengkol.

Halaman
12
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help