Home »

News

» Jakarta

Gebyar Bina Kependudukan di Jakarta Selatan Diundur Menjadi 11 Juli 2018

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mendata jumlah pendatang baru yang datang ke Jakarta setelah hari raya Lebaran.

Gebyar Bina Kependudukan di Jakarta Selatan Diundur Menjadi 11 Juli 2018
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ilustrasi Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengelar Operasi Bina Kependudukan. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU---Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Selatan akan menggelar gebyar bina kependudukan (biduk) di setiap kecamatan di Jakarta Selatan mulai Rabu (11/7/2018).

Sebelumnya gebyar bina kependudukan direncanakan akan mulai berlangsung pada Selasa (10/7/2018).

Baca: Sudin Dukcapil Jakpus Gelar Operasi Biduk 10 Juli Mendatang

"Jadi pelaksanaan gebyar biduk diundur satu hari menjadi hari Rabu. Tempatnya masih di Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama," kata Kasudin Dulcapil Jakarta Selatan, Abdul Haris, kepada Warta Kota, Senin (9/7/2018).

Haris mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk mendata jumlah pendatang baru yang datang ke Jakarta setelah hari raya Lebaran.

"Tujuannya untuk memastikan agar pendatang baru di Jakarta bisa terdata dengan jelas. Kami akan memulai gebyar biduk di Kelurahan Cipulir dan akan bergiliran ke wilayah lainnya," kata Abdul Haris.

Baca: Sudin Dukcapil Jakarta Utara Bakal Gelar Operasi Biduk

Tradisi mudik Lebaran, sejak lama, menjadi pintu masuk bagi pendatang baru ke Jakarta.

Pada arus balik lebaran, biasanya pendatang baru datang mengikuti kerabat atau rekan mereka yang sebelumnya sudah bekerja di Ibu Kota.

Menurut Haris, dalam bina kependudukan perdana ini akan melakukan penelusuran guna melihat apakah ada penduduk baru yang datang dari daerah untuk bertempat di wilayah tersebut.

"Para pendatang baru selain didata juga akan diarahkan untuk membuat surat keterangan domisili sementara (SKDS).

Baca: Sudindukcapil Jakbar Langsung Gelar Biduk Pasca Lebaran

Haris mengatakan, pihaknya juga akan melakukan bina kependudukan di sembilan kecamatan lain yang ada di Jakarta Selatan.

Dalam menetapkan bina kependudukan ini, Sudin Dukcapil Jakarta Selatan melakukan prediksi terhadap wilayah yang disinyalir sebagai tempat bagi datangnya pendatang baru.

"Jadi ada pemetaan wilayah terlebih dahulu yang dilakukan. Kami memprediksi bahwa tempat tersebut merupakan kantong bagi para penduduk pendatang baru di Jakarta Selatan," katanya.

Haris mengatakan, selain pendataan, dalam bina kependudukan ini pun pihaknya menyelenggarakan berbagai pelayanan.

"Jadi bina kependudukan ini dibarengi dengan pelayanan SKDS, rekam KTP elektronik dan pendistribusian, serta konsultasi administrasi kependudukan," katanya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help