Berita Terpopuler

Fadli Zon Setuju Dihentikannya Istilah Kecebong-Kampret di Media Sosial

"Siapa sih kecebong dan siapa kampret. Saya kira bagus-bagus aja (penghentian istilah 'Kecebong-Kampret')" ujarnya.

Fadli Zon Setuju Dihentikannya Istilah Kecebong-Kampret di Media Sosial
Kompas.com
Fadli Zon tempuh jalur hukum terhadap akun di media sosial yang menyebarkan gosip selingkuh. 

Istilah Kecebong dan Kampret belakangan ini ramai memenuhi halaman media sosial baik facebook maupun twitter.

Sebutan Kecebong maupun Kampret ditujukan kepada dua kelompok yang memiliki pandangan politik dan dukungan terhadap tokoh politik yang berbeda.

Kadang keduanya pun kerap berseteru di dunia maya dan saling mengumpat dengan dua kata tersebut. 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai penghentian penggunaan 'Kecebong-Kampret' dalam pembicaraan politik sebuah hal yang positif.

"Siapa sih kecebong dan siapa kampret. Saya kira bagus-bagus aja (penghentian istilah 'Kecebong-Kampret'), yang memulai itu siapa dan itu kan bahasa yang berkembang di media sosial. Saya kira bagus-bagus aja," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/7/2018).

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPR itu juga berpendapat inti dari penghentian istilah 'Kecebong-Kampret' itu adalah bagaimana untuk menghentikan fitnah di media sosial.

"Jadi intinya itu adalah bagaimana menghentikan segala macam fitnah, hoaks di media sosial sehingga kalau kita berdebat di media sosial orangnya jelas bertanggung jawab dan tidak menyebarkan fitnah dan black campaign," tutur Fadli.

"Setiap orang boleh berpendapat boleh kirits tapi tidak boleh fitnah," katanya menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, dalam kajian Tauhid di Masjid Istiqlal, Aa Gym meminta kepada masyarakat untuk memanggil orang dengan gelar yang buruk, termasuk 'kecebong' atau 'kampret'

Editor: murtopo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved