4 Pencuri Rumah Kosong Tertangkap Pelaku Anak Jadi Eksekutor Sebulan Buron

Mirisnya, dari 4 pelaku ada 1 anak di bawah umur yang ikut dalam aksi pencurian di rumah milik Imanudin Jahar.

4 Pencuri Rumah Kosong Tertangkap Pelaku Anak Jadi Eksekutor Sebulan Buron
Warta Kota/Muhammad Azzam
Dari hasil menggasak rumah korban, keempat pelaku mengambil barang berharga berupa laptop, emas 3 gram, kamera polaroid, dan ponsel. 

SEBANYAK empat pelaku pencurian rumah kosong akhirnya berhasil ditangkap Polsek Bantar Gebang di tempat persembunyianya di daerah Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu, (8/7/2018).

Keempat pelaku berhasil ditangkap usai buron selama satu bulan.

Mirisnya, dari keempat pelaku ada satu anak di bawah umur yang ikut dalam aksi pencurian di rumah milik Imanudin Jahar di Kampung Ciketing, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Sabtu, 16 Juni 2018.

"Keempat pelaku bernama Mardi Jumadi (20), Suherman (32), Firmansyah (28). Ada satu pelaku di bawah umur insial DS (15). Mereka melakukan aksinya saat rumah korban sedang ditinggal mudik," tutur Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Jairus Saragih, di Mapolrestro Bekasi Kota, Senin (9/7/2018).

Jairus mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan apakah anak dibawah umur itu dimanfaatkan ketiga pelaku dewas untuk melakukan pencurian barang di rumah korban.

"DS ini memang putus sekolah, kita lakukan penyelidikan apakah ada unsur eksploitasi anak atau tidak," katanya.

Lanjut Jairus, mereka melakukan aksinya dengan cara menyelinap melalui lubang kipas exhaust atau kipas penyedot udara dengan membobolnya.

Barang bukti yang dijarah berupa laptop, emas 3 gram, kamera polaroid, dan ponsel.
Barang bukti yang dijarah berupa laptop, emas 3 gram, kamera polaroid, dan ponsel. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Dari hasil menggasak rumah korban, keempat pelaku mengambil barang berharga berupa laptop, emas 3 gram, kamera polaroid, dan ponsel.

"Total kerugian mencapai Rp 7 juta. Jadi, anak di bawah umur ini yang menjadi eksekutornya karena memang badannya bisa masuk ke dalam dalam lubang exhaust itu. Justru ketiga pelaku dewas ini hanya berperan mengawasi sekitar lingkungan," kata Jairus.

Saat ditanya-tanya Media, Deva yang sekujur tangan kanannya penuh tato hanya bisa terdiam dan tidak mau bekata apapun kepada media.

"Yang anak di bawah umum sengaja tidak kita hadirkan dalam press rilis ini, karena kita masih lakukan penyelidikan keterlibatannya itu. Tapi dari informasi sementara pelaku berinisal DS yang di bawah umur sudah ikut komplotan pencuri sejak umur 13 tahun, jadi dia sudah ikut aksi pencurian 2 tahun dan dia putus sekolah," katanya.

Akibat perbuatanya tiga tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved