Kengerian Korban Selamat Kebakaran Gedung Kemenhub

Saat ingin membuka tangga darurat, justru asap makin tebal, bahkan jarak pandang terbatas, dirinya sempat menyalakan senter

Kengerian Korban Selamat Kebakaran Gedung Kemenhub
Warta Kota/Joko Supriyanto
Rekan kerja korban tewas kebakaran gedung Kemenhub mulai mendatangi RSCM, Minggu (8/7). 

KEBAKARAN yang melanda Gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (8/7) sekitar pukul 04.00, meninggalkan cerita kengerian bagi korban selamat

Ditambah dalam insiden tersebut tiga orang meninggal dunia. Ketiganya yakni M Ridwan Efendi (29), Khoirul (37) dan Santoso (40) dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Salah seorang korban selamat Agus, menceritakan bahwa kejadian tersebut membuat dirinya panik, pasalnya saat kejadian dirinya berada di lantai 11 bersama dengan 4 rekannya mencium bau asap.

"Saya lupa jam berapa waktu itu, cuma bangun tidur itu cium bau asap seperti terbakar, setelah bangun langsung cek bersama 3 orang teman saya, nah pas buka pintu itu ngebul, dari situ kita kaget dan panik juga," kata Agus saat ditemui di RSCM, Minggu (8/7/2018).

Melihat adanya kepulan asap, dirinya dan beberapa rekannya termasuk Santoso dan Khoirul mencoba untuk keluar melalui tangga darurat. Ia mengaku ketika itu kondisi gelap dan lampu tidak menyala.

Saat ingin membuka tangga darurat, justru asap makin tebal, bahkan jarak pandang terbatas, tak hanya itu dirinya sempat menyalakan senter sebagai peneragan, namun hal itu tidak berfungsi.

"Itu kan ada lift, ada pintu darurat dua, nah saya berempat mau turun, pas buka pintu, asap semua, akhirnya ngak jadi. Karena ada temen yang masih tidur saya berdua balik lagi buat bangunin, nah Santoso dan Khoirul masih di dekat tangga darurat," katanya.

Namun ketika kembali dirinya kaget, tidak melihat kedua temannya tadi, selanjutnya ia pun mencoba melakukan komunikasi melalui sambungan telepon, namun tidak aktif.

Tak lama petugas Damkar yang tiba melakukan penyelamatan.

Melihat ada petugas Damkar, Agus berupaya menuliskan secarik kertas kepada petugas dilapangan untuk segera menemukan temannya yang hilang.

Halaman
123
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help