Piala Dunia 2018

Samara, Kota Angkasa dan Bunker Samara

Dari Samara, astronot pertama Rusia, Yuri Gagarin, mengangkasa untuk kali pertama tahun 1961 bersama Sputnik yang legendaris.

Samara, Kota Angkasa dan Bunker Samara
welcome2018.com
Space Museum di Samara 

SAMARA menjadi tuan rumah perhelatan akbar laga antara Swedia versus Inggris di babak perempat final Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia.

Dalam Bahasa Rusia, namanya Camara.

Dari Samara, astronot pertama Rusia, Yuri Gagarin, mengangkasa untuk kali pertama tahun 1961 bersama Sputnik yang legendaris.

Samara juga memiliki bunker anti-nuklir yang dibangun oleh Joseph Stalin.

Bunker ini melewati pintu usang bewarna cokelat. Baru tahun 1991, warga Samara bisa mengetahui sekaligus menyaksikan bunker peninggalan Stain tersebut, setelah berakhirnya era komunisme dan Rusia memasuki fase glasnost alias keterbukaan.

Para pendukung Meksiko dan Brasil yang berlaga di kota ini pada fase grup juga bisa menikmati keindahan Samara.

Hari ini giliran pendukung Swedia dan Inggris berkumpul di Samara yang dulu dinyatakan sebagai kota tertutup.

Samara pernah menjadi ibu kota Rusia tahun 1941 ketika Moskow diincar oleh Jerman.

Baca: Bursa Prediksi Jagokan Belgia tapi Pelaku Bursa Pilih Inggris

Kini Samara justru mengandalkan seluruh peninggalan era komunisme sebagai destinasi wisata.

Termasuk bunker dengan segala pernak-perniknya, selain fasilitas angkasa seperti NASA di Amerika Serikat.

Halaman
12
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help