BNN Lantik Pengurus Baru Presnas Fokan Periode 2018-2022

Fokan sebagai organisasi pengiat narkoba harus memiliki komitmen bersama pemerintah dalam menciptakan mesyarakat bersih tanpa Narkoba

BNN Lantik Pengurus Baru Presnas Fokan Periode 2018-2022
ist
Pelantikan pengurus baru Presnas Fokan 2018-2022

WARTA KOTA, PALMERAH ----- Deputi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol. Drs. Dunan Ismail Isja, MM., secara resmi melantikan pengurus Presidium Nasional Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (Presnas FOKAN) periode 2018-2021.

“Fokan sebagai organisasi pengiat narkoba harus memiliki komitmen bersama pemerintah dalam menciptakan mesyarakat bersih tanpa Narkoba dan menciptakan satu gerakan yang masive untuk mengajak sebanyak mungkin kelompok masyarakat untuk berperan aktif dibidang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),”kata Dunan usai melantik pengurus Fokan di kantor BNN Cawang Jakarta Timur, baru-baru ini.

Dunan berharap Fokan untuk lebih meningkatan kualitas secara organisasi agar informasi dan sosialisasi serta edukasi bahaya Narkoba dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Sebagai mitra BNN kami berharap Fokan sebagai induk organisasi pengiat anti narkoba kedepan untuk lebih berperan di masyarakat,” harap Dunan.

Presnas Fokan Jefri Tambayong mengatakan, Fokan merupakan wadah berhimpun bagi organisasi yang bergerak dibidang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN) baik itu LSM, Ormas/Perkumpulan atau Yayasan. Fokan dibentuk dan diprakarsai oleh Kepala BNN atas Perintah Undang-Undang No 35 Tahun 2009 Tentang narkotika khususnya pasal 108.

"Forkan dibentuk 14 May 2013 oleh Kepala BNN Irjen Pol (P) Drs.Anang Iskandar SH yang merupakan perintah UU No 35 /2009 sebagai wadah berhimpun bagi organisasi yang bergerak dibidang P4GN baik itu LSM, Ormas/Perkumpulan atau Yayasan. Fokan sebagai organisasi penggiat anti narkoba di tanah air yang membawa visi dan misi organisasi ke tingkat pengabdian yang lebih komprehensif dalam program P4GN,” ujar Jefri.

Menurut Jefri banyak penggiat anti narkoba dan pengamat sosial berpendapat Fokan merupakan sarana atau wadah yang tepat, dalam mendukung program BNN. Karena Fokan sangat mengerti sistem pelaksanaan P4GN sejak awal terbentuknya.

Menurut Jefri banyak penggiat anti narkoba dan pengamat sosial berpendapat Fokan merupakan sarana atau wadah yang tepat, dalam mendukung program BNN. Karena Fokan sangat mengerti sistem pelaksanaan P4GN sejak awal terbentuknya.

“Pemberdayaan masyarakat merupakan kata kunci suksesnya pelaksanaan P4GN serta memperkuat pondasi kerjasama dengan seluruh instansi pemerintah dan swasta dalam bentuk nota kesepahaman sehingga menjadi pijakan keikutsertaan Fokan di semua lini kegiatan anti narkoba. Dan Fokan akan menjadi benteng utama dan rujukan dari seluruh pelaksanaan P4GN dari semua penggiat anti narkoba di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Penulis: Nur Ichsan
Editor: m nur ichsan arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help