Home »

News

» Jakarta

Sekjen PAN Bantah Pencapresan Amien Rais untuk Tingkatkan Popularitas Partai

Internal PAN menyebut pencapresan Amien Rais hanya sebagai salah satu cara untuk memanaskan situasi politik menjelang pilpres 2019.

Sekjen PAN Bantah Pencapresan Amien Rais untuk Tingkatkan Popularitas Partai
Warta Kota/Hamdi Putra
Sekjen PAN, Eddy Soeparno di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2018). 

Berangkat dari satu nama Zulkifli Hasan, Partai Amanat Nasional (PAN) kemudian memunculkan beberapa nama dari internal partai yang akan masuk dalam bursa bakal calon presiden (capres) 2019 mendatang.

Selain Zulkifli Hasan, Soetrisno Bachir dan Hatta Rajasa, nama pendiri sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais juga mencuat ke permukaan.

Amien Rais mengaku dirinya maju sebagai capres 2019 karena terinspirasi dari kemenangan Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia di usia 92 tahun.

Sebuah sumber terpercaya dari internal PAN menyebut pencapresan Amien Rais hanya sebagai salah satu cara untuk memanaskan situasi politik menjelang pilpres 2019.

Satu hal yang tidak kalah penting menurut sumber tersebut adalah untuk meningkatkan popularitas PAN.

Kemunculan beberapa nama dari PAN dianggap hanya sebagai pemanis saja. Sebab, pada akhirnya nama yang akan diusung adalah Zulkifli Hasan, sesuai keinginan para kader PAN.

Namun, informasi ini dibantah oleh Sekjen PAN Eddy Soeparno pada Kamis (5/7/2018) usai acara sosialisasi jelang pileg dan pilpres 2019 bersama Bawaslu RI di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Yang disampaikan oleh Pak Amien Rais, atau disampaikan ada peluang bagi Pak Amien Rais sebagai capres itu adalah pernyataan dari internal PAN yang mengatakan bahwa PAN itu tidak kekurangan kader," ujar Eddy Soeparno kepada Warta Kota.

Menurutnya, kalau memang ada beberapa kader yang didorong dari PAN sebagai capres atau pun cawapres, itu disebabkan karena kader tersebut dianggap sangat mumpuni.

"Pak Amien Rais pendiri dan mantan Ketua Umum. Pak Soetrisno Bachir pengusaha dan mantan Ketua Umum. Pak Hatta Rajasa mantan menteri dan mantan Ketua Umum dan Pak Zulkifli Hasan," kata Eddy Soeparno.

Ia membantah pencapresan Amien Rais hanya sebagai salah satu cara meningkatkan popularitas partainya. Sebab dalam pandangannya tidak ada alasan untuk meningkatkan popularitas dengan cara tersebut.

"Jadi tidak ada intensi bagi kami untuk menaikkan popularitas. Ada cara lain bagi kami yaitu caleg-caleg kami betul-betul turun ke bawah," ucapnya. (M15)

Penulis: Hamdi Putra
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help