Roro Fitria Sebut Ia Menyesal

Roro mengaku dirinya menyesal sekali telah terjerumus ke dalam kejahatan narkotika.

Roro Fitria Sebut Ia Menyesal
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Roro Fitria usai menjalani persidangan, Kamis (5/7). 

ARTIS peran dan model seksi Roro Fitria (28) menyesali perbuatannya, karena narkoba ia terseret ke balik jeruji besi dan berurusan dengan hukum.

Selama menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (5/7/2018) Roro selalu menangis.

Ketika tiba di Pengadilan sekitar pukul 13.46 WIB, Roro pun menangis ketika diantarkan oleh beberapa pria berbadan tegap ke ruang tunggu tahanan Pengadilan.

Kemudian, sekitar pukul 15.00 WIB, Roro menjalani persidangan. Persidangan yang seharusnya pembacaan eksepsi atau keberatannya atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), rupanya dibatalkan.

Tim kuasa hukum Roro Fitria yang digawangi oleh Dharma Praja, Martinus Andika, dan Asgar Sjarfi membatalkan eksepsi dan hakim mengetuk palu untuk persidangan diteruskan pada 12 Juli 2018, dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak JPU.

Usai persidangan, Roro yang berdiri dari bangku pesakitan meneteskan air matanya. Raut wajahnya semakin sedih, ketika ia dipertemukan dengan Wawan, lelaki yang dipesankan sabu-sabu olehnya.

Kemudian, Roro masih menangis ketika berjalan menuju ruang tunggu tahanan usai sidang.

Roro mengaku dirinya menyesal sekali telah terjerumus ke dalam kejahatan narkotika.

"Iya saya sangat menyesal. Minta doanya aja," kata Roro Fitria sambil menangis.

Roro menambahkan, ketika bertemu Wawan, ia meminta maaf kepada pria yang juga berprofesi fotografer Roro sebelum keduanya ditangkap polisi.

"Saya sampaikan maaf saya pada tenman saya," ungkap Roro Fitria yang masih menangis.

Diberitakan sebelumnya, Roro Fitria ditangkap di rumahnya di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

Roro ditangkap saat tengah menunggu pesanan sabu dari YK dengan perantara seorang pria berinisial WH.
Saat itu Roro memesan sabu seberat 2,4 gram dengan harga Rp 4 juta dan Rp 1 juta untuk jasa kurir.

Roro berdalih, sabu tersebut akan ia gunakan untuk merayakan valentine bersama rekan-rekan sesama artisnya.

Atas perbuatannya, Roro dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 Juncto Pasal 132 ayat 1 Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (ARI)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help