Kekayaan Gubernur Aceh yang Dicokok KPK Nilainya Rp 13 Miliar yang Dilaporkan LHKPN

KPK telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Aceh, yang melibatkan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

Kekayaan Gubernur Aceh yang Dicokok KPK Nilainya Rp 13 Miliar yang Dilaporkan LHKPN
Tribunnews
Irwandi Yusuf berbaju warna putih, saat masih belum ditangkap KPK. 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Aceh, yang melibatkan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, beserta ke-9 orang lainnya.

Pantauan Tribunnews.com pada Rabu (4/7/2018), berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dikutip dari laman acch.kpk.go.id/id/, Irwandi memiliki total harta kekayaan sejumlah Rp 13.011.345.960 miliar.

Dari laporan pada tanggal 6 Oktober 2011, diketahui Irwandi memiliki harta tidak bergerak yaitu enam bidang tanah seluas 23.237 m² dan dua bangunan seluas 10.000 m².

Baca: Sebelum Irwandi Yusuf, Ini Gubernur Aceh yang Pernah Tersandung Kasus Korupsi

Kesemuanya itu berlokasi di Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Biruen, serta Kota Banda Aceh.

Dalam rentang perolehan tahun 1991-2008 dengan total nilai Rp 751.273.300 juta.

Disebutkan juga, harta bergerak milik Irwandi memiliki nilai sejumlah Rp 1.929.555.000 miliar dalam rentang perolehan tahun 1995-2010.

Dengan rincian kepemilikan empat unit mobil mewah yaitu Toyota Vanguard, Jeep Wrangler, Honda Jazz, dan Land Rover Freelander, dengan total senilai Rp 1.843.000.000.

Benda bergerak lainnya senilai Rp 86.555.000, dengan rincian kepemilikan logam mulia dan batu mulia.

Selain itu, Irwandi juga memiliki giro dan setara kas lainnya senilai Rp 10.330.517.660 miliar.

Diketahui, Irwandi beserta Bupati Bener Meriah, Ahmadi SE, dan ke-8 orang lainnya ditangkap KPK berkaitan kasus suap dana otonomi khusus aceh tahun 2018. (Ilham Rian Pratama)

Tautan asal

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved