Koran Warta Kota

Pejambret Bakal Dikejar dan Ditembak Mati

petugas berpakaian preman (intel) guna mencari pelaku penjambretan yang menewaskan Warsilah

Pejambret Bakal Dikejar dan Ditembak Mati
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis saat memantau TPS di Depok, Rabu (27/6). 

POLISI akan menyebar petugas berpakaian preman (intel) guna mencari pelaku penjambretan yang menewaskan Warsilah di ruas Jalan A Yani, Jakarta Pusat, Minggu (1/7) lalu.

Hal itu dikatakan Kapolsek Cempaka Putih Komisaris Polisi Rosiana Nurwidajati, Selasa (3/7).

Hal itu dilakukan lantaran para pelaku penjambretan di jalan raya juga kerap mengubah tampilan sepeda motor yang dipakai setelah melakukan aksi agar tak terlacak oleh polisi.

"Nah kalau penjambret itu kan cepat mengubah ciri-ciri kendaraannya. Yang kejadian dulu-dulu itu seperti itu. Nanti kalau (kendaraannya diganti) baru main (menjambret) lagi," ujar Rosiana.

Baca: Cari Pelaku Jambret Cempaka Putih, Polisi Sebar Intelijen

Baca: Jasad Mahasiswi yang Diculik Pecandu Narkotika dan Miras Dimakamkan setelah 40 Hari Disimpan

Untuk itu, pihaknya pun melakukan perubahan pengamanan agar penjambret tak lagi mencari celah dari aparat kepolisian. Misalnya, menambah anggota berpakaian preman.

Patroli akan dilakukan baik di lokasi rawan maupun tidak rawan.

Ia menegaskan, hingga kemarin anggotanya masih memburu penjambret yang membuat Warsilah tewas itu.

"Namun, kami tidak akan habis akal, akan saya acak, akan lebih cenderung ke patroli petugas yang berpakaian preman. Jangan yang menggunakan seragam polisi karena bakal dibaca oleh mereka," ucapnya.

Rosiana menyatakan sudah melakukan pencarian sejak Minggu (2/7) malam.

Ia pun berharap masyarakat yang mengetahui ciri-ciri pelaku, bisa langsung menghubungi pihak kepolisian.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help