PDIP Sebut Proyek Rehabilitasi 119 Sekolah di DKI Ajang Sebagai Bersih-bersih

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono mengatakan ini adalah tantangan Pemprov untuk membersihkan para koruptor.

MENANGGAPI tentang indikasi korupsi terkait proyek rehabilitasi 119 sekolah di DKI, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, ini adalah tantangan Pemprov untuk membersihkan para koruptor.

"Ya ini tantangan Pemprov DKI Jakarta untuk bersih-bersih, artinya bahwa pelaksanaan anggaran ternyata di lapangan masih terjadi kongkalikong sehingga masih ada kasus korupsi," ujar Gembong kepada Warta Kota, Rabu (4/7/2018).

Rehabilitasi sekolah menggunakan APBD 2017 dengan anggaran mencapai Rp 191 miliar dan ditargetkan selesai pada akhir 2017.

Pada saat itu Sopan Andrianto yang sedang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Namun Gembong tidak memperdulikan siapa yang saat itu menjabat, baginya fungsi pengawasan menjadi hal yang terpenting ketika menyangkut anggaran yang cukup besar.

"Siapapun kepala dinasnya ini soal pengawasan, artinya ketika alokasi anggaran makin besar maka penyelewengan makin tinggi. Maka fungsi pengawasan jadi penting!," ucapnya.

Menurutnya pengawasan dimulai dari tahap perencanaan yang baik sehingga tingkat penyelewengan dana bisa diminimalkan.

"Harus dilakukan pengawasan internal oleh inspektorat. Peran itu sangat dibutuhkan maka ketika melakukan pembahasan APBD. Pastikan inspektorat terlibat, nah dari situlah sebetulnya ketika perencanaannya baik maka akan memperkecil penyelewengan," katanya.

Baginya dana sebesar Rp 191 miliar sangatlah besar dan semestinya bisa dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta terutama dibidang pendidikan.

"Anggaran segitukan cukup besar yang seharusnya bisa dinikmati oleh warga DKI Jakarta khususnya untuk pendidikan. Kita perlu lihat tingkat kerusakan sekolah itu seperti apa," ucapnya. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved