Home »

News

» Jakarta

Bersama Camat Palmerah, Polisi Copot Paksa Spanduk Khilafah Islamiyah PKS di Slipi

Selembar spanduk bertuliskan Partai Keadilan Sejahtera berkhidmat untuk rakyat melalui sistem khilafah Islamiyah, dicopot paksa.

Bersama Camat Palmerah, Polisi Copot Paksa Spanduk Khilafah Islamiyah PKS di Slipi
Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan
Spanduk yang bertuliskan Partai Keadilan Sejahtera berkhidmat untuk rakyat melalui sistem khilafah Islamiyah, dan dinilai provokatif, langsung dicopot paksa pihak kepolisian serta kecamatan, di fly over tol S Parman tepatnya di sekitar perempatan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (4/7/2018). 

SELEMBAR spanduk yang bertuliskan Partai Keadilan Sejahtera berkhidmat untuk rakyat melalui sistem khilafah Islamiyah, dan dinilai provokatif, langsung dicopot paksa pihak kepolisian serta kecamatan, di fly over tol S Parman tepatnya di sekitar perempatan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (4/7/2018).

Nampak pihak kepolisian bersama Kecamatan Palmerah, sedang mencopot spanduk berlogo Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di perempatan Slipi.

Tak hanya itu, petugas pun turut menyisir di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) RS Harapan Kita.

Adanya spanduk yang dikatakan meresahkan masyarakat ini, membuat pihak kepolisian kini membentuk tim, untuk memburu si pemasang spanduk.

Spanduk bertuliskan Partai Keadilan Sejahtera berkhidmat untuk rakyat melalui sistem khilafah Islamiyah, dan dinilai provokatif, langsung dicopot paksa pihak kepolisian serta kecamatan, di flyover tol S Parman tepatnya di sekitar perempatan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (4/7/2018).
Spanduk bertuliskan Partai Keadilan Sejahtera berkhidmat untuk rakyat melalui sistem khilafah Islamiyah, dan dinilai provokatif, langsung dicopot paksa pihak kepolisian serta kecamatan, di flyover tol S Parman tepatnya di sekitar perempatan Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (4/7/2018). (Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan)

"Kami akan cari (pemasang spanduk). Karena spanduk ini sifatnya provokatif. Kami bakalan usut kasus ini dengan membentuk tim khusus agar bisa menangkap pemasang spanduknya," kata Kapolsek Palmerah, Kompol Aryono, pasca menurunkan spanduk tersebut.

Sementara Camat Palmerah, Zeri Ronazy, yang saat itu bersama Anggota Satpol PP, Bawaslu DKI Jakarta, dengan Koramil Grogol Palmerah, mengatakan akan mengawasi wilayah, dengan tujuan tidak ada lagi spanduk yang provokatif itu.

"Ini spanduk enggak resmi. Kami bekerjasama jajaran kepolisian bersama instansi lain, akan sama-sama mengusut siapa yang memasang spanduk provokatif seperti ini," jelasnya. (BAS)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help