Home »

News

» Jakarta

Tarif Tol JORR Integrasi, BPJT Sebut Bisa Naik Bisa Turun

Sehingga turun dari Rp 34.000 menjadi Rp 15.000 Golongan I-nya," jelas Herry.

Tarif Tol JORR Integrasi, BPJT Sebut Bisa Naik Bisa Turun
Warta Kota/Alex Suban
JORR 

Integrasi transaksi Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) dipastikan akan berpengaruh terhadap tarif yang berlaku.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, saat ini masyarakat yang melakukan perjalanan jauh melalui Tol JORR masih perlu melakukan transaksi dua hingga tiga kali.

"Inilah yang menimbulkan tundaan atau antrean yang harusnya tidak ada. Jadi niatnya adalah kami ingin menghilangkan hambatan tadi, sehingga pengguna hanya cukup sekali transaksi. Tapi dilakukan dengan satu single tariff," kata Herry di Jakarta, Senin (2/7/2018).

Bagi pengguna yang hanya memanfaatkan jalan tol ini untuk perjalanan jarak pendek atau kendaraan Golongan I, akan membayar tarif lebih mahal. Kenaikannya sekitar 57,8 persen, dari Rp 9.500 menjadi Rp 15.000 .

"Tetapi kalau pengguna berangkat dari JORR W1 ke Tanjung Priok, yang harus dibayar adalah Rp 34.000 Golongan I-nya. Sehingga turun dari Rp 34.000 menjadi Rp 15.000 Golongan I-nya," jelas Herry.

Berikut data perbandingan tarif yang berlaku di Tol JORR sebelum dan sesudah integrasi diterapkan, seperti dihimpun Kompas.com dari BPJT:

Sebelum integrasi:

1. Asal: Penjaringan/Kamal Utara

Tujuan: Tanjung Priok/Kebon Bawang

Gol I : Rp 34.000

Halaman
1234
Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help