Pengamat Pertanian Menyayangkan Sawah Beralih Fungsi Menjadi Kawasan Bisnis

Sekitar 11.000 hektare lahan persawahan di Kabupaten Bekasi beralih fungsi menjadi kawasan industri dan perumahan.

Pengamat Pertanian Menyayangkan Sawah Beralih Fungsi Menjadi Kawasan Bisnis
Kompas.com
Ilustrasi sawah. 

WARTA KOTA, BEKASI---Sekitar 11.000 hektare lahan persawahan di Kabupaten Bekasi beralih fungsi menjadi kawasan industri dan perumahan.

Pemerintah tidak bisa berbuat banyak karena pemilik lahan mayoritas adalah pihak swasta atau pengembang.

Pengamat pertanian dari Universitas Islam 45 Bekasi, Hamludin, menyayangkan banyaknya sawah yang beralih fungsi menjadi kawasan bisnis, padahal wilayah Kabupaten Bekasi dikenal sebagai masyarakat agraris.

Baca: Belasan Ribu Hektare Sawah di Kabupaten Bekasi Sudah Beralih Fungsi

"Mereka hidup dari hasil sawahnya sendiri. Kalau mereka terus digerus dengan pembangunan, lalu bagaimana dengan penghasilan mereka," kata lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini, ketika dihubungi Selasa (3/7/2018).

Menurut Hamludin, alih fungsi lahan memang sulit dikendalikan.

Salah satu faktornya adalah lemahnya pengawasan pemerintah, dan besarnya tawaran dari pihak pemilik modal.

Baca: Meski Lahan Beralih Fungsi, Bekasi Menghasilkan 3.325 Ton Beras

"Terkadang ada juga pemaksaan agar sawah petani bisa terjual," ujarnya.

Dengan begitu dia berharap, pemberian akses pada petani untuk mudah mendapatkan benih, pupuk, hingga pasar yang kerap dijadilan lokasi jual hasil sawahnya.

Kemudian, pemerintah memiliki kewajiban untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat terkait pentingnya menjadi petani.

"Jangan sampai petani hilang dari tanah kita," katanya.

Berdasarkan catatan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, 11.000 hektare sawah itu berada di 10 kecamatan. Sedang, sisanya 33.000 hektar sawah berada di 13 kecamatan.

Baca: Lahan Sawah di Tangerang Selatan Makin Berkurang

Semua lahan itu sudah ada yang beroperasi dan ada juga yang masih tahap kontruksi.

Karim mengatakan, sisa lahan yang masih ada di 13 kecamatan itu meliputi Kecamatan Pebayuran dengan luas lahan mencapai 8.362 hektare, Sukakarya dengan luas 4.447 hektare, Kecamatan Sukawangi dan Tambelang 3.139 hektare, Sukatani 2.413 hektare, dan Kecamatan Cikarang Timur 2.323 hektare.

Kemudian Kecamatan Karang Bahagia 2.284 hektare, Cabangbungin 1.759 hektare, Kedungwaringin 1.638 hektare, Cibarusah 1.591 hektare, Serang Baru 1.141 hektare, Bojongmangu 700 hektare, serta Kecamatan Cibitung dengan luas lahan 52 hektare.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help