Hampir 1 Bulan, Kasus Pelemparan Batu di Tol Jakarta-Cikampek Belum Terungkap

POLRES Metro Bekasi Kota, belum juga mampu mengungkap pelaku teror lempar batu di Jalan tol Jakarta Cikampek.

Hampir 1 Bulan, Kasus Pelemparan Batu di Tol Jakarta-Cikampek Belum Terungkap
MUHAMMAD AZZAM
Kombes Indarto 

POLRES Metro Bekasi Kota, belum juga mampu mengungkap pelaku teror lempar batu di Jalan tol Jakarta Cikampek.

Padahal sudah hampir satu bulan kasus yang menewaskan satu orang pengendara mobil bernama Saiful Mazazi, Selasa 5 juni 2018 lalu.

"Kita sudah maksimal. Tapi memang kita belum bisa ungkap. Kita belum dapat tanda-tanda, sampai saat ini masih ada orang yang kita wawancarai, ya memang belum ada tanda-tanda yang jelas," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto, di Mapolres, Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, Selasa (3/7/2018).

Indarto menjelaskan dugaan atau hipotesa awal dirinya sudah benar terbukti, melihat pelaku yang ditangkap di Tol Jagorawi atau Tol Jakarta-Tanggerang.

"Dari pola yang dilakukan, sejauh ini ada dugaan awal motif yang melakukan lempar batu di Jalan tol Jakarta Cikampek sama seperti yang terjadi di tol Jagorawi atau tol Tangerang Merak. Dugaan kita terbukti yang pelakunya anak-anak iseng ya sesuai dengan hipotesa awal kita," ujarnya.

Tak mau disalahkan lebih lanjut, Indarto mengungkapkan seharusnya aksi pelemparan batu ini tidak akan terjadi jika pihak Jasa Marga melakukan pemeliharaan rutin terhadap kondisi Jembatan atau JPO.

"Ya itu karena ada beberapa lubang yang buat celah batu bisa lolos. Lihat aja sampai sekarang saja masih ada beberapa yang bolong belum diperbaiki, CCTV juga belum terkihat terpasang yang ke arah jembatan," sambungnya.

Untuk itu dirinya akan melakukan komunikasi kembali dengam pihak Jasa Marga terkait pemasangan CCTV dan perbaikan jaring jembatan.

"Soal pemasangan CCTV sejauh ini belum terlihat, nanti kita akan coba lagi komunikasi (Jasa Marga) , jangankan itu, masih ada beberapa pagar yang belum dirawat atau berlubang, belum diperbaiki. Untuk antisipasi hingga sekarang kita masih melakukan penjagaan dengan patroli rutin di tiap jembatan penyebrangan itu," paparnya.

Sebelumnya, pada selasa (5/6/2018) subuh, satu orang pengendara mobil tewas setelah tertimpa batu berukuran sekitar 10 centimeter, korban diketahui bernama Saiful Mazazi (44), warga Tegal, Jawa Tengah.

Saat itu, korban yang berkendara menggunakan mobil Toyota Calya G 8696 ZP dari arah Jakarta menuju Tegal, ketika di TKP, di KM 6+300 tepatnya di bawah jembatan penyebrangan Curug, Pondok Gede Kota Bekasi, sebuah batu besar jatuh dan menimpa mobil.

Korban mengalami luka pada bagian dada sebelah kiri dan dagu akibat tertimpa batu besar, namun sebelum itu, peristiwa serupa juga menimpa pengguna jalan lain yakni kendaraan mobil Toyota Avanza bernama Santoso Permadi, beruntung korban masih selamat hanya mendapatkan luka.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help