Cerita Deputi Direksi Wilayah Jabodetabek BPJS Kesehatan Jadi Frontliner Layani Peserta

Sejatinya Ratna adalah Deputi Direksi Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) BPJS Kesehatan.

Cerita Deputi Direksi Wilayah Jabodetabek BPJS Kesehatan Jadi Frontliner Layani Peserta
Warta Kota/Feryanto Hadi
Ni Made Ayu Sri Ratna Sudewi dengan cekatan melayani beberapa warga di loket kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2018). 

WARTA KOTA, PALMERAH---Ni Made Ayu Sri Ratna Sudewi dengan cekatan melayani beberapa warga di loket kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan.

Ia menjelaskan dengan seksama sejumlah pertanyaan seputar syarat menjadi peserta JKN/KIS atau sesekali mengarahkan calon peserta untuk melengkapi persyaratan.

"Memang banyak tantangannya berada di posisi frontliner. Harus sabar dan cekatan dalam melayani masyarakat. Itu semata-mata untuk kepuasan pelayanan kepada masyarakat. Tapi, berinteraksi langsung dengan peserta JKN/KIS menjadikan kesan tersendiri bagi kami," kata Ratna, sapaannya kepada Warta Kota, Selasa (3/7/2018).

Baca: BPJS Kesehatan Jakarta Utara Targetkan 2 Juta Peserta Tahun 2018

Sejatinya Ratna adalah Deputi Direksi Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) BPJS Kesehatan.

Pada kesempatan itu, ia bersama jajaran direksi lainnya menggantikan sementara tugas frontliner BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan langsung kepada peserta JKN-KIS maupun masyarakat umum yang mendatangi Kantor Cabang BPJS Kesehatan, khususnya di loket fast track (pelayanan cepat).

"Kegiatan eksekutif frontliner ini adalah salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-50 BPJS Kesehatan serta dalam rangka memastikan peserta JKN-KIS mendapat pelayanan langsung kepada peserta dengan tujuan menyamakan keseragaman pelayanan di seluruh cabang di Indonesia," kata Ratna.

Baca: Tingkatkan Pelayanan, BPJS Kesehatan Jakarta Utara Gelar Eksekutif Frontliner

Kegiatan itu juga menjadi evaluasi bagaimana tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang selama ini diberikan.

"Yang pertama sebagai pelayan, kami harus memiliki attitude melayani. Bagaimana kami menghadapi masyarakat yang sifatnya bermacam-macam. Ini juga pelajaran untuk para frontliner muda untuk meningkatkan keahlian pelayanan," kata Ratna.

"Untuk itu, ke depannya kami berharap para Duta BPJS Kesehatan makin terpacu untuk memaksimalkan layanan. Kualitas layanan tidak boleh stagnan karena ekspektasi peserta akan terus meningkat," katanya.

Selain bertugas menjadi frontliner, Ratna juga memantau berbagai pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan. Termasuk di stan layanan JKN Mobile, yang saat ini sedang digalakkan.

Baca: Proyek Kantor BPJS di Depok Makan Korban

"Untuk JKN Mobile sudah menunjukkan perkembangan signifikan, yakni mencapai 700.000 pengguna di Jabodetabek. Saat ini sosialisasi terus digencarkan karena target kami pengguna bisa mencapai tiga juta," katanya.

Kegiatan eksekutif frontliner menjadi pemandangan menarik bagi masyarakat yang datang pagi itu.

Risma (30), misalnya, mengapresiasi pimpinan BPJS Kesehatan turun langsung melayani masyarakat.

"Untuk pelayanan menurut saya sudah cukup baik. Tidak seperti dulu harus antre berjam-jam. Sekarang antrenya sebentar karena loketnya makin banyak," katanya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved