Sopir Angkot di Depok Aniaya Anak Tiri Yang Masih Balita

BAYI berinisial S, yang baruberusia 2 tahun mengalami luka lebam di bibir atas dan bibir bawahnya, usai dianiaya ayah tirinya R (28).

Sopir Angkot di Depok Aniaya Anak Tiri Yang Masih Balita
Istimewa
ILUSTRASI Penganiayaan anak 

BAYI berinisial S, yang baruberusia 2 tahun mengalami luka lebam di bibir atas dan bibir bawahnya, usai dianiaya ayah tirinya R (28) yang berprofesi sebagai sopir angkot 05 (Jurusan Depok- Bojonggede).

Penganiayaan atas S terjadi di depan ibu kandungnya MW, atau istri R, di rumah kontrakan mereka dI Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/6/2018).

Karena penganiayan itu, MW melaporkannya ke pihak ke kepolisian yang langsung mengamankan R, Minggu (1/7/2018).

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan telah menangani kasusnya.

Menurutnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Depok telah mengumpulkan bukti atas perbuatan R terhadap anak tirinya.

"Dari penyelidikan sementara dan keterangan istri pelaku atau ibu kandung korban, pelaku cukup sering menganiaya anak tirinya juga bahkan menganiaya istrinya," kata Bintoro, Senin (2/7/2018).

Bintoro menjelaskan terungkapnya peristiwa ini berawal saat Sabtu lalu sekira pukul18.30, S yang sedang digendong ibu kandungnya diminta oleh R ayah tirinya untuk digendong.

"Tapi anak tersebut tidak mau dan menangis. Ia langsung di pukul sama ayah tirinya sehingga anak tersebut mengalami luka lebam di bibir atas dan bawah," kata Bintoro.

Berdasarkan keterangan dari MW ibu kandung S katanya, mereka cukup sering dipukuli S selama ini.

"Karena sudah tak tahan dengan perlakuan R, akhirnya mereka mengadu dan melaporkannya ke kami," kata Bintoro.

Dari laporan itu, kata Bintoro pihaknya sudah membekuk pelaku dan mengamankannya di tahanan Mapolresta Depok.

Menurut Bintoro, karena perbuatannya R dijerat UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014, dengan ancaman maksimal hingga 15 tahun penjara.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved