Pilkada Serentak 2018

Sejumlah Anggota KPU Jabar Diteror Pascapencoblosan

Saat ini, penghitungan manual perolehan suara real count Pilgub Jabar masih berlangsung di KPU.

Sejumlah Anggota KPU Jabar Diteror Pascapencoblosan
TRIBUNJABAR.CO.ID/FERRY FADHLURRAHMAN
Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat, di Gedung Sate, Jumat (5/1/2018). 

Sejumlah staf dan anggota KPU Jabar diteror dan diserang pada masa tahapan pascapencoblosan Pilkada serentak.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, Yayat Hidayat. 

"Informsi dari anggota saya yang membidangi divisi data, selain diserang, dia juga diteror (telpon) dengan nomor-nomor yang aneh," kata Yayat di Bandung, Senin (2/7/2018).

Hal yang sama dialami anggota KPU RI. Mereka mendapat panggilan dari nomor telpon dengan kode tidak lazim.

"Ternyata teman-teman lain di Indonesia yang mengelola data mengalami hal yang sama juga," katanya.

Situs resmi KPU Jabar juga sempat bermasalah pascapencoblosan 27 Juni.

Publik mengakses situs tersebut untuk mengetahui perolehan sementara penghitungan suara namun karena dugaan masih diretas, situs belum bisa diakses dan hanya berisi keterangan situs untuk sementara belum bisa diakses.

"Untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi hasil pemilihan, untuk sementara layanan ini tidak kami aktifkan," keterangan di situs KPU Jabar.

Pihaknya sudah ditugaskan dari KPU RI untuk segera memulihkan layanan informasi tersebut.

"Sedang kami upayakan, Insya Allah dalam waktu secepatnya akan segera bisa diakses," katanya.

Saat ini, penghitungan manual perolehan suara real count Pilgub Jabar masih berlangsung di KPU.

Meski begitu, proses tersebut tidak mengalami gangguan.

Saat ini, penghitungan manual sudah melewati tingkat kecamatan.

"Tanggal 4-5 Juli rekapitulasi suara tingkat KPU Kota/Kabupaten dan tanggal 8 Juli rekapitulasi suara di tingkat KPU Jabar," ujar Yayat.

Penulis: Mega Nugraha

Berita ini sudah tayang di TribunJabar dengan judul: Pascapencoblosan, Sejumlah Anggota KPU Jabar Diserang dan Diteror Lewat Nomor Telepon Tak Lazim

Editor: murtopo
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help