Satpol PP Depok Hentikan Proyek Kantor BPJS Karena Banyak Makan Korban

Satpol PP Kota Depok sudah menindaklanjuti keluhan warga atas proyek pengerjaan pembangunan kantor cabang BPJS Depok.

Satpol PP Depok Hentikan Proyek Kantor BPJS Karena Banyak Makan Korban
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Proyek pengerjaan pembangunan kantor cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Jalan Siliwangi, Kota Depok membuat ruas jalan di depannya menjadi dipenuhi tanah liat. 

KEPALA Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Yayan Arianto, mengaku sudah menindaklanjuti keluhan warga atas proyek pengerjaan pembangunan kantor cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Jalan Siliwangi, Kota Depok.

Proyek itu dikeluhkan karena membuat ruas jalan di depannya menjadi dipenuhi tanah liat. Akibatnya banyak pemotor jadi korban.

"Kami sudah tindaklanjuti dengan meminta kontraktor menghentikan proyek cut and fill di sana. Sebab karena proyek tersebut jalanan menjadi licin dan rawan kecelakaan, terutama untuk motor," kata Yayan kepada Warta Kota, Senin (2/7/2018).

Yayan menuturkan pihaknya sudah mendatangi dan memantau lokasi proyek pada Jumat (29/6/2018). "Kami meminta pengerjaan dihentikan sementara. Lalu kami juga minta klarifikasi perizinannya, apakah sudah lengkap atau belum," kata Yayan.

Selain itu kata Yayan, Satpol PP Depok juga mewajibkan kontraktor membersihkan ruas Jalan Siliwangu di depan proyek mereka dari tanah liat, agar tidak membuat pemotor jatuh.

"Sampai siang tadi, pembersihan tanah di Jalan Siliwangi terus mereka lakukan, dengan dikawal dan dimonitor oleh petugas kami," kata Yayan.

Pihaknya kata Yayan juga menunggu klarifikasi dari kontraktor mengenai perizinan proyek pembangunan kantor cabang BPJS tersebut.

Seperti diketahui proyek pengerjaan pembangunan kantor cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Jalan Siliwangi, Kota Depok, membuat ruas jalan di depannya menjadi dipenuhi tanah.

Akibatnya ruas jalan menjadi licin, terutama saat hujan turun. Hal ini mengakibatkan sejumlah pengendara motor yang melintas di sana sempat berjatuhan sejak sepekan lalu.

"Dari seminggu lalu, Jalan Siliwangi di depan proyek BPJS itu jadi rawan kecelakaan karena licin, penuh tanah. Sudah sekitar 5 motor yang jatuh di sana," kata Nasrul (35) pengendara motor, yang juga warga sekitar, Senin (2/7/2018).

Menurutnya warga sekitar sudah mengadukannya ke Pemkot Depok juga sudah meminta penanggung jawab proyek membersihkan ruas jalan di depannya.

"Kemarin sempat dibersihkan jalanannya sama pekerja proyek di sana. Tapi gak lama, karena kendaraan yang keluar masuk proyek, jalanan penuh tanah dan licin lagi," kata Nasrul.

Karenanya Nasrul meminta Pemkot Depok menegur pihak kontraktor proyek tersebut, dan mendesak agar pengerjaan proyek tidak mengganggu kepentingan umum.

"Kami harap ini bisa diselesaikan, supaya gak ada lagi motor yang berjatuhan di sana," kata dia.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help