Nongkrong Cantik di Bazaar Market & Museum Pasar Santa

Ada pemandangan berbeda di area halaman Pasar Santa, Jakarta Selatan. Deretan tenda menjual berbagai produk yang tak biasa.

Nongkrong Cantik di Bazaar Market & Museum Pasar Santa
Warta Kota/Feryanto Hadi
Deretan tenda menjual berbagai produk yang tak biasa hadir di Bazaar Market & Museum Pasar Santa, Sabtu (30/6) dan Minggu (1/7). 

"Mudah-mudahan acara seperti ini bukan hit n run, bukan pertama dan terakhir. Kami harap ada agenda kalender khusus untuk event-event seperti ini," imbuhnya.

Kepala Pasar Santa, Ahmad Subhan selaku tuan rumah menyambut gembira bazaarnya tematik tersebut.

"Rata-rata mereka yang di sini baru memulai usaha. Harus kita dorong. Adanya bazaar ini tentu kami sambut gembira, terutama para pelaku usaha," ujarnya.

Selain sebagai upaya promosi pelaku usaha di Pasar Santa, adanya bazaar yang dikemas begitu menarik itu diharapkan mampu memompa semangat pelaku usaha yang didominasi anak muda itu.

"Selama ini kita juga sudah bikin banyak event untuk menunjang promosi usaha kreatif di sini, mulai dari festival musik, pameran foto dan event berbasis komunitas lainnya," ungkapnya.

Ramai

Di sepanjang gelaran, masyarakat memadati area bazaar. Setidaknya ada 26 tenda yang menjual aneka produk kreatif termasuk tenda yang menyajikan pameran foto mengenai aktifitas di sejumlah pasar tradisional.

Di tenda fesyen, pengunjung berebut mendapatkan pakaian premium dengan harga diskon.

Sementara, di bangku-bangku yang disediakan, sekelompok anak muda asyik menikmati kopi khas Santa yang dijual di stand. Sebagian tampak lahap menyantap aneka kuliner.

"Ini acara seru banget. Meski saya tidak belanja, tapi bisa nongkrong santai di sini. Banyak pilihan makanan dan minuman. Yang pasti, harganya terjangkau untuk ukuran kopi premium seperti ini," kata gadis bernama Risca (22) di sela menikmati secangkir kopi yang ia pesan di stand Dunia Kopi.

Pemilik kedai Rumah Telor, Fredi Chandra, memanfaatkan betul bazaar tersebut untuk semakin membumikan produk kuliner yang ia jual.

"Sangat bagus buat promosi dan bisa menambah omzet," kata Fredi yang menjual olahan makanan dan minuman dengan ciri khas telurnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved