Pilkada Serentak 2018

VIDEO: Penuturan Robiatul, Guru yang Dipecat Karena Dukung Ridwan Kamil

"Viral tersebut memang benar adanya. Suami saya yang update status ke Facebook," tuturnya saat ditemui di rumahnya Jumat (29/6).

Beredar viral di media sosial, seorang guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Darul Maza Bekasi, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, dipecat pihak yayasan via chat Whatsapp dikarenakan beda pilihan dalam Pemilihan Walikota Bekasi dan Gubernur Jawa Barat 2018.

Setelah ditelusi diketahui, guru tersebut bernama Robiatul Adawiyah (28). Ia tidak tidak jauh dari sekolah tersebut di RT 01 RW 03 Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Robiah panggilan sehari-harinya, membenarkan soal viral itu yang berisikan pemberhentiannya oleh pihak yayasan melalui chat group whatsapp.

"Viral tersebut memang benar adanya. Suami saya yang update status ke Facebook," tuturnya saat ditemui di rumahnya Jumat (29/6).

Robiah menceritakan kejadiannya awalnya, pada tanggal 27 Juni sekitar pukul 14.00, usai hasil quick count bahwa salah satu pasangan calon unggul, kemudian ia mengupdate status soal pasangan yang unggul itu.

"Iya awalnya saya update status, soal pasangan calon yang menang. Dari situ pihak yayasan ada yang menanggapi dan terjadilah apa yang di group WA dan menjadi viral itu," ujarnya.

Lanjut Robiah, isi dari chat WA tersebut yang dinilai merupakan ada kata-kata pemberhentian dirinya dari pihak yayasan. Dirinya dan suaminya kaget.

"Saya dan suami kaget. Ini kan Pilkada bebas kita mau pilih apa, karena pilihan itu soal hati nurani. Suami saya kesel aja jadi dia update status di Facebook nya, bisa jadi viral itu saya engga tau dan engga nyangka," ucapnya.

Robiah yang sudah tiga tahun lebih mengajar di sekolah tersebut mengatakan usai update suaminya ramai dan menjadi viral, pihak yayasan mendatangi rumahnya meminta maaf dan permasalah ini sudah selesai.

"Tadi pagi dari pihak yayasan sudah ada yang datang ke rumah saya, mereka sudah mengakui bahwa itu kelalaian dari mereka, mereka sudah minta maaf, mereka mengakui bahwa mereka salah, dan dari pihak kami pun dari keluarga besar saya, dari saya pribadi pun bebesar hati memaafkan hal tersebut. Dan kita sudah islah kita sudah damai, dan saya berharap masalah ini tidak menimbulkan masalah yang baru. Kita sudah berdamai kita sudah baik-baik saja, kita berharap masalah ini tidak menimbulkan masalah baru," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved