Gunung Agung Meletus

Gunung Agung Erupsi, Bandara Bali Ditutup 16 Jam

AP 1 menyiagakan transportasi darat berupa armada bus dengan tujuan Terminal Mengwi dan Pelabuhan Padang Bai kepada para calon penumpang.

Gunung Agung Erupsi, Bandara Bali Ditutup 16 Jam
TRIBUN BALI/I NYOMAN MAHAYASA
Aktivitas erupsi Gunung Agung terpantau dari Karangasem, Bali, Selasa (28/11/2017). 

BANDARA I Gusti Ngurah Rai di Bali ditutup selama 16 jam, mulai Jumat (29/6/2018) pukul 03.00 hingga pukul 19.00 WITA.

Corporate Secretary Angkasa Pura I Israwadi mengatakan, keputusan tersebut berdasarkan
NOTAM A2551/18, karena dampak sebaran debu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung yang dinilai membahayakan penerbangan.

"PT Angkasa Pura I (Persero) menginformasikan penutupan sementara operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai pukul 03:00 WITA sampai dengan pukul 19:00 WITA," kata Israwadi melalui keterangan tertulis.

Baca: HUT ke-491 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Denda Keterlambatan Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Berdasarkan NOTAM yang diterbitkan oleh Direktorat Navigasi Penerbangan, abu vulkanik sudah mencapai ketinggian 15 ribu hingga 23 ribu kaki di atas permukaan laut.

Data RGB Citra Satelit cuaca Himawari pada pukul 01:00 WITA menunjukkan pergerakan arah angin dengan kecenderungan ke arah barat dan barat daya.

"Sehingga berdasarkan model trayektori BMKG tersebut, diprediksi VA akan memasuki ruang udara bandara pada pagi hari," jelas Israwadi.

Baca: Anies Baswedan Janji Bantu Para Korban Kebakaran Tanah Tinggi

Untuk melayani penumpang yang jadwal penerbangannya harus dibatalkan, AP 1 menyiagakan transportasi darat berupa armada bus dengan tujuan Terminal Mengwi dan Pelabuhan Padang Bai kepada para calon penumpang.

"Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak maskapai untuk menyediakan pusat informasi pelayanan refund dan reschedule tiket," tutur Israwadi.

Gunung Agung di Bali mulai menunjukkan aktivitasnya sejak Rabu (27/6/2018) malam lalu,
Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), telah terjadi 30 gempa embusan pada periode pengamatan pukul 06.00 Wita sampai 12.00 WITA, Kamis (29/6/2018) kemarin. (Apfia Tioconny Billy)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved