Alasan PT JLJ Soal Truk Kelebihan Dimensi Bisa Lolos Masuk Tol Hingga Menabrak JPO

Truk trailer tersangkut karena kelebihan ukuran kendaraan yang dibolehkan melewati jalan tol.

Alasan PT JLJ Soal Truk Kelebihan Dimensi Bisa Lolos Masuk Tol Hingga Menabrak JPO
Warta Kota/Adhy Kelana
Saat di KM 34 ini, truk trailer menabrak karena cerobong dari alat berat yang diangkut truk itu tersangkut JPO. 

TRUK trailer menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di KM 34 Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Bambu Apus arah Pondok Indah, Kamis (28/6/2018) pukul 14.05 WIB.

Truk trailer tersangkut karena over dimensi alias kelebihan ukuran kendaraan yang dibolehkan melewati jalan tol.

Menanggapi Kepala Divisi Operasi di PT Jalantol Lingkar Luar Jakarta (JLJ), Thomas Dwiatmanto menjelaskan kemungkinan truk trailer itu lolos saat masuk dari tol Semper.

Saat di KM 34 ini tersangkut dikarenakan cerobong dari alat berat yang diangkut truk itu tersangkut JPO.
Saat di KM 34 ini tersangkut dikarenakan cerobong dari alat berat yang diangkut truk itu tersangkut JPO. (Warta Kota/Adhy Kelana)

Namun, ketika di KM 34 ini tersangkut dikarenakan cerobong dari alat berat yang diangkut truk itu tersangkut JPO.

"Ya ini yang kita masih dalami, kenapa bisa lolos. Padahal itu dia over dimension. Tapi yang jelas seharusnya truk itu sudah mengetahui dan mentaati aturan batas ketinggian itu 4,2 meter. Ini kan lebih dari batas maksimal itu," tuturnya saat ditemui wartakota di kantor PT JLJ, Jumat (29/6).

Ia mengatakan semua Jembatan maupun JPO itu sudah sesuai aturan yaitu diatas 4,2 meter.

"Kembali lagi ini tentu balik lagi pada kesalahan dari penggemudi truk. Seharusnya jika menggangkut alat berat bisa memperhitungkan lebih detail lagi ketinggiannya," ucapnya.

Ia menambahkan, sejauh ini belum ada kejadian truk tersangkut di JPO tersebut. Pihaknya juga rutin melakukan penegakan hukum bagi pengendaran yang melintas melebih batas ketinggian.

"Ini pengemudi atau perusahaan harus taat aturan itu. Agar kejadian ini tidak terjadi lagi," paparnya.

Truk bermuatan dua mesin bor minyak menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dekat pintu tol Bambu Apus, Kamis (28/6/2018).
Truk bermuatan dua mesin bor minyak menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di dekat pintu tol Bambu Apus, Kamis (28/6/2018). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Sebelumnya truk trailer over dimension menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di KM 34 Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) arah Pondok Indah, Kamis (28/6/2018) pukul 14.05 WIB.

Truk trailer yang dikemudikan oleh Adi Haryadi (40) tersebut mengangkut alat-alat bor milik perusahaan pertambangan, PT Haliburton.

Truk dengan nomor polisi B 9243 UYX merupakan kendaraan dari PT Selog (Serasi Logistik Indonesia), perusahaan yang bergerak di bidang ekspedisi yang beralamat di Jalan Pontianak Blok C2 No 1, KBN Marunda, Jakarta Utara.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help