Tiga Kebijakan Lalu Lintas Sukseskan Asian Games

Pemberlakuan ganjil genap ini hanya berlaku untuk plat hitam dan tidak berlaku untuk plat pemerintah (merah) serta plat angkutan umum (kuning).

Tiga Kebijakan Lalu Lintas Sukseskan Asian Games
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Kepala Badan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono di Kementerian Perhubungan Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018). 

KEPALA Badan Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengatakan rekayasa lalu lintas sudah siap untuk segera diuji coba selama satu bulan mulai 2 - 31 Juli 2018 dan akan diimplementasikan pada 1 Agustus 2018 mendatang.

Selama uji coba berlangsung, pemerintah menyiapkan payung hukum terkait beberapa kebijakan untuk menjamin kenyamanan berlalu lintas atlet yang mengikuti pertandingan.

Pertama adalah paket manajeman rekayasa lalu lintas yang terdiri dari perluasan sistem ganjil genap di jalan arteri, buka tutup toll, dan jalur khusus atlet.

"Bukan jalan toll ya! Ganjil genap ini di arteri seperti Kuningan, Gatot Subroto, MT Haryono, DI Panjaitan, Pondok Indah dan Benyamin Sueb," ujar Bambang di Kementerian Perhubungan, Kamis (28/6/2018).

Ia menegaskan pemberlakuan ganjil genap ini hanya berlaku untuk plat hitam dan tidak berlaku untuk plat pemerintah (merah) serta plat angkutan umum (kuning).

Sementara buka tutup pintu toll selama pertandingan akan diberlakukan jika ada VVIP yang lewat saja dan disediakan jalur khusus atlet.

"Kami meyakinkan bahwa jalur itu benar-benar steril dan atlet tidak akan terganggu selama perjalanan," kata Bambang.

Kedua adalah penyediaan angkutan umum untuk para penonton dan supporter yang ingin menonton pertandingan.

Penyediaan angkutan umum ini juga merupakan akibat dari diberlakukannya sistem ganjil genap yang diyakini ada perpindahan moda transportasi masyarakat.

"Diberlakukannya ganjil genap pasti ada perpindahan moda dari mobil pribadi ke angkutan umum. Makanya kita sediakan," ucapnya.

Beberapa angkutan umum diberikan gratis oleh Kemenhub untuk masyarakat lokal dan internasional menuju venue, tempat perbelanjaan dan tempat wisata.

"Pemerintah sediakan angkutan umum sebanyak 214. Gratis tidak dipungut biaya seperti event bola di Rusia. Mereka memberikan angkutan gratis," katanya.

Ketiga yaitu kebijakan pengaturan logistik atau barang. Truk bermuatan besar dilaramg melewati toll selama Asian Games berlangsung.

"Untuk truk pengangkut barang bisa lewat jalan arteri. Namun tetap ikuti peraturan ganjil genap yang berlaku," kata Bambang. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help