Tarif LRT Velodrome Menuju Kelapa Gading Diusulkan Rp 10800

Besaran tarif yang berasal dari usulan PT Jakpro selaku operator LRT Fase 1 di luar subsidi.

Tarif LRT Velodrome Menuju Kelapa Gading Diusulkan Rp 10800
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Proses bongkar muat gerbong kereta layang ringan (light rail transit/LRT), Sabtu (9/6/2018) malam. 

REKOMENDASI besaran tarif Light Rail Transit (LRT) Fase 1 Kelapa Gading-Velodrome Pulogadung Rp 10.800.

Seperti diungkapkan Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) DKI Jakarta, Iskandar Abu Bakar telah disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Besaran tarif yang diusulkan sebesar Rp 10.800 per orang. 

Besaran tarif yang berasal dari usulan PT Jakpro selaku operator LRT Fase 1 itu katanya di luar subsidi Pemprov DKI Jakarta.

Sehingga besaran tarif belum final. 

"Akan dihitung berapa investasinya, karena ini investasi Pemprov dan Jakpro, kalau investasi pemerintah lebih besar, ya tarif lebih kecil," ungkapnya dihubungi pada Kamis (28/6/2018). 

Akan tetapi, dirinya berharap keputusan tarif tidak berlarut. Pasalnya penetapan besaran tarif masih harus disepakati oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta sebelum Asian Games 2018 digelar.

"Gubernur Anies harus segera melakukan pembahasan tarif sebelum perhelatan Asian Games dimulai," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro), Satya Heragandhi mengaku belum dapat merilis besaran tarif Light Rail Transit (LRT) rute Kelapa Gading-Velodrome. Pasalnya, hasil rekomendasi Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) DKI Jakarta belum ditetapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

"Tarif belum ditetapkan, tetapi usulan kita kepada Dewan Transportasi Kota Jakarta telah diterbitkan menjadi rekomendasi untuk disampaikan kepada pak Gubernur," jelasnya ditemui di Plaza Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (28/6/2018).

Dirinya berharap keputusan terkait penetapan tarif dapat terbit pada pertengahan bulan Juli 2018. Sehingga ketika uji coba publik dilakukan, sistem pemesanan tiket dan tarif sudah dapat diterapkan, mengingat sertifikasi kereta kini telah didapatkan. 

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help