Pilkada Serentak 2018

Panwaslu Kota Bekasi Sempat Amankan 2 Orang yang Lakukan Kampanye di Hari Pencoblosan

Selain di Bekasi Utara, seorang perempuan juga diciduk di TPS 9, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya.

Panwaslu Kota Bekasi Sempat Amankan 2 Orang yang Lakukan Kampanye di Hari Pencoblosan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ketua Panwaslu Novita Ulya Hastuti saat menunjukkan bukti pelanggaran yang dilakukan M. 

TIM Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari Panwas, Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, sempat menahan dua orang yang diduga melakukan pelanggaran berkampanye saat hari pencoblosan pada 27 Juni 2018.

"Iya dua orang itu sempat diamankan, namun, keduanya tidak sampai diproses hukum. Karena keduanya belum sampai melakukan, dan belum ada yang terpengaruh," kata Ketua Panwaslu Kota Bekasi Novita Ulya Hastuti di Kantor Panwaslu Kota Bekasi, pada Kamis (28/6).

Novita mengatakan, satu orang diciduk di sekitar TPS 6, Kelurahan Kaliabang Tengah, Bekasi Utara.

Pria berinisial M itu diduga masih melakukan kampanye dengan modusnya membaca koran yang ada tulisan visi misi pasangan Calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 2 Nur Supriyanto-Adhy Firdaus di lokasi dekat dengan TPS.

"Ketika itu ada warga yang melihatnya dan langsung melaporkannya ke Panwascam dan dibawa ke Polsek Bekasi Utara, setelah tim gakkumdu intrograsi ia mengaku hanya bersantai menunggu temannya yang merupakan saksi, kalau M ini kan koordinator saksi," ucapnya.

Selain di Bekasi Utara, seorang perempuan juga diciduk di TPS 9, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya.

Menurut dia, perempuan berinisial A itu mengajak calon pemilih untuk memilih pasangan nomor urut 2 yang diusung oleh PKS-Gerindra.

"Di sini juga tidak sampai diproses hukum, karena baru sebatas percobaan, namun sudah ditangani petugas," katanya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help