Ini Penyebab Lionel Messi Tampil Buruk di Piala Dunia 2018 Menurut Donna Agnesia

Hal tersebut membuat aktris sekaligus presenter Donna Agnesia mengkritisi permainan megabintang tersebut.

Ini Penyebab Lionel Messi Tampil Buruk di Piala Dunia 2018 Menurut Donna Agnesia
Warta Kota/Ari Puji Waluyo
Donna Agnesia 

PEMAIN bintang Argentina, Lionel Messi, menunjukkan performa buruk di fase grup Piala Dunia 2018.

Tercatat dalam tiga kali penampilan penuh di tiga pertandingan, Messi hanya mengemas satu gol. Hal tersebut membuat aktris sekaligus presenter Donna Agnesia mengkritisi permainan megabintang tersebut.

Menurut Donna Agnesia, sebagai pemain bintang, Messi mendapat banyak tekanan, satu di antaranya adalah rivalitas dengan megabintang Cristiano Ronaldo yang membela Portugal.

Baca: Belanda Tak Ikut, Donna Agnesia Jagokan Argentina dan Belgia Juara Piala Dunia 2018

Ronaldo dan Messi memang selalu menjadi saingan dalam meraih gelar pemain terbaik dunia, tiap tahunnya. Saat ini Ronaldo sukses mencetak empat gol dalam dua pertandingan, tiga di antaranya ia cetak saat melawan tim kuat Spanyol.

"Agak sedih, prihatin sih ngelihat Messi. Kalau dilihat mungkin pressure juga, karena rivalitas dengan Cristiano Ronaldo yang mencetak hattrick di pertandingan pertama bersama Portugal, gitu kan," ulas Donna Agnesia.

Selain tekanan dari pesaingnya, perempuan kelahiran Jakarta 39 tahun lalu itu menduga, tekanan dari dalam Tim Argentina juga membuat Messi frustrasi.

Baca: Donna Agnesia Sedih Lihat Performa Lionel Messi di Piala Dunia 2018

Sebagai kapten tim dan pemain yang diandalkan, tentunya Messi dituntut untuk selalu bertanggung jawab atas kekalahan yang diderita Argentina di tiap laga.

"Dan terkesan kalau Argentina jelek, pasti yang disalahin Messi. Kalau Argentina enggak bagus, pasti Messi mainnya lagi enggak bagus, gitu. Padahal, kalau namanya sepak bola kan permainan tim, enggak bisa mengandalkan satu orang," paparnya.

Donna Agnesia juga menilai, Messi belum memiliki sifat kepemimpinan yang baik. Messi hanya mampu mengelola kepiawaian memainkan bola secara individu, namun belum mampu memotivasi teman-temannya untuk tampil baik di lapangan.

"Aku bilang, dia belum punya leadership gitu ya. Dia jago memang untuk dirinya sendiri, tapi belum bisa merangkul teman-teman satu timnya," beber Donna Agnesia. (Lendy Ramadhan)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help