Pedagang Kaki Lima

Barang Dagangannya Diangkut, Firman Bandingkan dengan PKL Tanah Abang

FIRMAN, PKL yang barang dagangannya diangkut oleh Satpol PP Sumur Batu, mengaku kesal lantaran merasa tak mengganggu pejalan kaki.

Barang Dagangannya Diangkut, Firman Bandingkan dengan PKL Tanah Abang
Warta Kota/Rangga Baskoro
Barang dagangan PKL diangkut oleh Satpol PP Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018) 

FIRMAN (46), seorang PKL yang barang dagangannya diangkut oleh Satpol PP Kelurahan Sumur Batu, mengaku kesal lantaran merasa tak mengganggu pejalan kaki.

"Saya jualannya di pinggiran kok, bukan trotoar juga, enggak menganggu pejalan kaki," kata Firman di Jalan Inspeksi Kali Item, belakang ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018).

Bahkan, dirinya membandingkan penertiban yang dilakukan petugas di tempatnya dengan di Tanah Abang. Ia menilai kawasan Tanah Abang yang lebih semerawut lebih layak untuk ditertibkan.

"Di sini cuma nangkap tiga pkl. Coba kalau di Tanah Abang, ada beratus-ratus pkl yang didiamkan di sana. Kalau mau pencitraan jangan di sini. Enggak laku kalau nertibin di sana. Tanah Abang lebih ramai pkl," ujarnya.

Firman tak habis pikir alasan mengapa pihak Satpol PP menertibkan barang dagangannya yang dirasa tak mengganggu kenyamanan para pejalan kaki.

"Cuma tiga pkl sama rapihin spanduk saja. Enggak ada kerjaan ya?" keluhnya.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help