Tambahan Ganjil Genap saat Asian Games Dinilai Akan Tambah Simpul Kemacetan

jika diterapkan di Pondok Indah, maka ini akan menyulitkan mereka yang memiliki 1 kendaraan (1 plat nomor). Ini malah akan menghambat,

Tambahan Ganjil Genap saat Asian Games Dinilai Akan Tambah Simpul Kemacetan
Istimewa
MUSNI Umar, Sosiolog dan Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta 

Kebijakan Ganjil Genap di Jalan Arteri Bakal Tambah Simpul Kemacetan

Dinas Perhubungan DKI Jakarta berencana memperluas memperluas cakupan area pemberlakukan ganjil-genap untuk mendukung gelaran Asian Games.

Jalan Arteri Pondok Indah atau di ruas jalan Simpang Kartini sampai Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi salah satu ruas yang diberlakukan ganjil-genap karena Lapangan Golf Pondok Indah yang berada di ruas itu akan jadi salah satu venue Asian Games.

Perluasan wilayah ganjil genap mobil pribadi sampai ke jalan arteri akan diberlakukan selama 15 jam per hari, mulai pukul 06.00 WIB sampai 21.00 WIB dari Senin hingga Minggu.

Namun kebijakan itu dipandang bukan solusi paling efrktif untuk meredam kemacetan. Justru, berpotensi menimbulkan sejumlah titik kemacetan baru.

Sosilog dan Pengamat Perkotaan, Musni Umar mengatakan, kebijakan tersebut justru akan merugikan para pekerja dan warga setempat yang melintasi jalur tersebut.
"Tetap tidak memberikan manfaat banyak kepada pengguna jalan," kata Musni Umar, Senin (25/6).

Menurutnya, harusnya kebijakan yang dikeluarkan pemerintah memberikan keuntungan dan manfaat banyak.

"Bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi bekerja akan merugikan mereka. Jadi setiap kebijakan harus dilihat untung ruginya," ungkapnya.

Ia memandang, penerapan ganjil-genap cukup berlangsung di Sudirman-Thamrin saja. Terlebih, ia menilai jumlah pekerja yang melintasi jalur itu cukup banyak. Sementara, angkutan massal yang ada dianggapnya belum cukup ideal.

"Karena jika diterapkan di Pondok Indah, maka ini akan menyulitkan mereka yang memiliki 1 kendaraan (1 plat nomor). Ini malah akan menghambat, secara ekonomi merugikan mereka juga. Kemudian jika menggunakan jalur lingkungan sebagai jalur alternatif tidak juga efektif."

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko memastikan, pihaknya menyiapkan jalan alternatif ketika pemberlakuan perluasan ganjil-genap untuk Asian Games 2018 nanti.

Jalan lingkungan atau permukiman bakal jadi alternatif ketika ganjil-genap diterapkan.

"Kita tahu di sana banyak ditutup sama portal, tapi hari ini sudah dibuka," ujar Sigit pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (25/6).

Sigit menambahkan, dengan digunakannya jalan lingkungan sebagai jalan umum, warga telah mendukung pelaksanaan Asian Games.

Sigit juga meminta warga lainnya ikut mendukung sebagai warga kota yang baik. "Ini juga bisa menjadi satu contoh yang baik bahwa warga yang tinggal di kawasan elite pun juga mendukung (support) apa yang jadi hajatan besar Indonesia," pungkasnya

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved