Piala Dunia 2018

Robert Lewandowski Akui Polandia Tampil di Bawah Performa

Performa kuat mereka dalam laga kualifikasi tampak seperti masa lalu yang jauh sekali dan Lewandowski menjawab dengan acuh tak acuh.

Robert Lewandowski Akui Polandia Tampil di Bawah Performa
FIFA
Robert Lewandowski 

POLANDIA memasuki putaran final Piala Dunia 2018 dengan peringkat tertinggi dari empat tim di Grup H dengan urutan kedelapan FIFA, tetapi akhirnya menjadi tim pertama di grup yang tersingkir dari kompetisi Piala Dunia karena performa yang tidak berkualitas dalam dua pertandingan pertama mereka.

Setelah dua pertandingan defensif melawan Senegal yang menyebabkan kekalahan 2-1 saat gol pembuka mereka, Polandia tampak membaik dalam laga kedua melawan Kolombia pada Minggu (24/6/2018) pukul 9 malam waktu setempat, yang akhirnya harus takluk dengan skor 3-0.

Performa kuat mereka dalam laga kualifikasi tampak seperti masa lalu yang jauh sekali, dan striker andalan Robert Lewandowski menyimpulkannya dengan komentarnya yang acuh tak acuh setelah kekalahan "Los Cafeteros" di Arena Kazan.

"Mungkin itu yang bisa kami lakukan. Mari kita jujur, itu tidak seperti kita kalah juara. Jadi kami berjuang, kami berusaha melakukan yang terbaik, tetapi pada saat ini kami tidak bisa berbuat lebih banyak lagi," kata striker Bayern Munich yang produktif itu kepada TV Polandia.

"Banyak hal yang tidak berjalan sebagaimana seharusnya hari ini, selama Piala Dunia ini. Saya sendirian, kami berjuang, saya berjuang, saya melakukan semua yang saya bisa, tetapi pertarungan tidak cukup untuk memenangkan pertandingan Piala Dunia, Anda juga harus memiliki kualitas, dan kami memiliki terlalu sedikit kualitas," lanjutnya seperti dikutip dair Antaranews.

Baca: Keisuke Honda Jadi Pahlawan Jepang dengan Menahan Imbang Senegal 2-2

Polandia memimpin grup kualifikasi mereka hampir dari awal hingga akhir, berakhir dengan delapan kemenangan, satu hasil imbang dan satu kekalahan dengan Lewandowski memimpin kualifikasi Eropa dengan 16 dari total 28 gol.

Permainan menyerang mereka pada Minggu (24/6/2018) tampak terbatas untuk mengumpan bola panjang kepada Lewandowski, yang sering harus turun kembali dengan harapan menerima lebih banyak operan bola.

Kolombia melakukannya dengan baik untuk menutup penyerang itu dengan dua pemain yang selalu menempel ketat, dan Polandia tidak memiliki kualitas atau keterampilan mengubah taktik mereka.

"Malam ini praktis kami menggunakan semua pasukan kami yang tersedia ketika hadir untuk bermain ofensif. Kami mencoba menyerang tetapi tidak ada permainan yang mengalir,"kata pelatih Polandia Adam Nawalka kepada wartawan.

"Sayangnya kami tidak efisien dan efektif. Tim lawan lebih baik dalam hal kualitas dan penguasaan bola," tambahnya.

Gol pembuka Kolombia di menit ke-40 memaksa Polandia untuk lebih ofensif, dan hal itu akhirnya memberikan lebih banyak ruang bagi tim Amerika Latin tersebut untuk mengalir bebas. Gol kedua dan ketiga tercipta dalam waktu lima menit untuk Kolombia.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved