Kuliner

Kuliner Betawi yang Ada Hanya di Festival atau Pesta Pernikahan

"Makanan ini semua hidup dalam memori, di tengah serbuan gaya hidup yang serba praktis," kata Yahya.

Kuliner Betawi yang Ada Hanya di Festival atau Pesta Pernikahan
Kompas.com/Anggita Muslimah
Pecak lele, makanan khas Betawi di Bekasi, Pondok Gabus Lukman, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (4/1/2018). 

Mencari kuliner betawi di Jakarta bukan soal mudah. Pasalnya, makanan ini sudah langka.

Kuliner betaw ini ini hanya dapat ditemui di kawasan tertentu atau saat acara khusus seperti bazar dan pekan raya.

"Kalau dari perhitungan saya, sekarang tinggal 20 persen saja makanan Betawi yang masih bisa ditemui. Baik itu kue kering dan basah, atau makanan berat (lauk pauk)," kata Budayawan Betawi, Yahya Adi Saputra dihubungi KompasTravel, Kamis (21/6/2018).

Yahya mengenang ada beberapa makanan dari masa kecilnya yang sudah hampir tidak ada lagi yang menjual.

Baca: Kaya Pesan Moral di Balik Budaya Betawi

Bahkan semakin sulit menemukan kuliner betawi di tanah kelahirannya.

"Makanan ini semua hidup dalam memori, di tengah serbuan gaya hidup yang serba praktis," kata Yahya.

Apa saja kuliner Betawi langka tersebut?

1. Kue sagon

Kue sagon adalah jenis kue kering yang terbuat dari tepung beras dan kelapa.

Bagi Yahya kue sagon identik dengan sukacita bagi anak-anak Betawi. Kue ini dahulu selalu ada di hari raya dan banyak dijual.

Halaman
123
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved