Piala Dunia 2018

Kasper Schmeichel Tidak Ingin Bernasib Seperti Ayahnya

Nasib tim Denmark ada di Kasper Schmeichel saat pertandingan melawan Perancis yang mengingatkan kembali kenangannya saat Piala Dunia 1998.

Kasper Schmeichel Tidak Ingin Bernasib Seperti Ayahnya
Getty Images/Dunia Soccer
Kasper Schmeichel 

WARTA KOTA, PALMERAH---Peter Schmeichel menyampaikan kepada anak laki-lakinya yang juga berprofesi sebagai penjaga gawang, Kasper Schmeichel, bahwa nasib tim Denmark ada di tangannya saat pertandingan melawan Perancis Selasa (26/6/2018) yang mengingatkan kembali kenangannya saat Piala Dunia 1998.

"20 tahun lalu saya bermain melawan Perancis dalam pertandingan terakhir grup, dengan nasib di tangan kami," kata mantan kiper Manchester United itu melalui akun Twitter-nya.

Baca: Rio Ferdinand Terpukau Gol Jesse Lingard

"Selasa nanti Kasper melakukan hal yang sama, di mana Denmark dalam posisi seperti tahun 1998," kata Peter dalam akun yang disertai foto dirinya bersama Kasper sedang beraksi seperti dilansir Antaranews.com.

Sangat kebetulan Denmark dan Perancis berada satu grup. Dan juga dalam situasi yang sama dengan ketika Piala Dunia Prancis 1998.

Perancis di Piala Dunia 2018 sudah memastikan lolos ke babak 16 besar setelah dua kali menang, sedangkan Denmark mengantongi poin empat.

Baca: Ada Ancaman Pembunuhan Terhadap Carlos Sanchez Dibalik Kemenangan Kolombia

Denmark memerlukan minimal hasil seri agar pasti lolos ke fase kedua.

Kasper Schmeichel, yang bermain untuk klub Inggris Leicester City, memiliki penampilan yang mirip ayahnya, berambut pirang dan vokal.

Tapi untuk pertandingan Selasa nanti ia tidak ingin bernasib seperti ayahnya, yang gagal menangkap penalti Youri Djorkaeff sehingga Denmark kalah 1-2.

Baca: Lima Pemain Mencetak Gol dari Luar Kotak Penalti di Piala Dunia 2018

Denmark akhirnya tertolong untuk lolos karena Afrika Selatan bermain imbang melawan Arab Saudi.

Di grup C, Australia yang baru punya satu poin, untuk dapat lolos perlu mengalahkan Peru sambil berharap Perancis mengalahkan Denmark.

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help