Bantai Panama 6-1, Pelatih Timnas Inggris Tak Suka Penampilan Anak Buahnya

Harry Kane dan kawan-kawan berhasil mengakhiri laga dengan skor 6-1, setelah sebelumnya The Three Lions sudah unggul 5-0 di babak pertama.

Bantai Panama 6-1, Pelatih Timnas Inggris Tak Suka Penampilan Anak Buahnya
Squawka
Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate 

INGGRIS melakoni laga keduanya di Grup G Piala Dunia 2018, saat berjumpa tim debutan Panama di Stadion Nizhny Novgorod, Minggu (24/6/2018) pukul 19.00 WIB.

Harry Kane dan kawan-kawan berhasil mengakhiri laga dengan skor 6-1, setelah sebelumnya The Three Lions sudah unggul 5-0 di babak pertama.

Kemenangan Inggris atas Panama dengan skor 6-1 itu menjadi skor terbesar yang pernah diraih Inggris pada pentas Piala Dunia.

Baca: Organisasi Ini Tak Terima Semua Orang Tionghoa Diklaim Dukung #2019GantiPresiden

Menanggapi hal raihan rekor untuk negaranya itu, Pelatih Inggris Gareth Southgate justru tidak suka dengan penampilan anak asuhannya.

"Saya tidak terlalu menyukai penampilan tim saya jika boleh jujur. Saya tidak suka cara kami memulai laga dan gol-gol yang dicetak juga tidak begitu istimewa," ujar Southgate seusai laga, dikutip dari FIFA.com.

Memang, dari keenam gol yang dicetak Inggris tidak ada yang terlalu istimewa, kecuali tendangan indah Jesse Lingard dari luar kotak penalti.

Skuat Inggris merayakan golnya ke gawang Panama pada Minggu (24/6/2018) pukul 19.00 WIB di Stadion Nizhny Novgorod.
Skuat Inggris merayakan golnya ke gawang Panama pada Minggu (24/6/2018) pukul 19.00 WIB di Stadion Nizhny Novgorod. (Squawka)

Selebihnya, berkat dua gol penalti dan satu gol defleksi Harry Kane, serta dua gol sundulan John Stones dari skema bola mati.

Jika dibandingkan dengan kemenangan 2-1 kontra Tunisia yang dramatis, Southgate menilai laga itu lebih dinikmati pelatih 47 tahun itu.

"Ini aneh, karena saya menikmati kemenangan melawan Tunisia, lebih karena ketegangan di dalamnya. Kami berjuang sampai akhir. Itu sangat istimewa," ucapnya.

Baca: Optimistis Ikut Pilpres 2019, Gatot Nurmantyo: Yang Menentukan Presiden dan Wakil Presiden RI Allah

Southgate juga menambahkan, kemenangan 5-0 di babak pertama berpengaruh kepada dirinya dalam menikmati pertandingan.

Menurutnya, pada laga kontra Panama, Inggris di babak kedua seakan-akan hanya berlaga untuk menghabiskan sisa waktu 45 menit.

"Bagi saya, laga sudah berakhir di babak pertama, sangat aneh ketika menonton babak kedua hanya mencoba para pemain untuk tetap profesional menghabiskan waktu sisa," papar Southgate.

Baca: Artidjo Alkostar: Bermimpi Mendapat Hadiah Pun Hakim Tidak Boleh

Hasil kemenangan 6-1 untuk Inggris ini juga sekaligus membawa The Three Lions melangkah ke babak 16 besar bersama Belgia dari Grup G.

Inggris dan Belgia sebelumnya sudah memenangkan dua laga awal kontra Panama dan Tunisia, kedua tim mengumpulkan 6 poin dan sudah cukup untuk memastikan lolos ke 16 besar.

Kemenangan besar kontra Panama ini juga membawa Inggris ke puncak klasemen Grup G, unggul selisih gol atas Belgia, keduanya akan merebutkan juara grup pada laga terakhir 29 Juni nanti. (*)

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help