Bahan Miras Oplosan di Cengkareng Buat Bikin Parfum

Ini (Methanol) tak boleh dikonsumsi manusia. Dia (Sari/SR) kemudian (bahannya) dicampuri dengan teh, gula, dan air putih.

Bahan Miras Oplosan di Cengkareng Buat Bikin Parfum
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, bersama jajarannya merilis miras oplosan di Halaman Polres Metro Jakarta Barat, Senin (25/6/2018). 

Pengakuan tersangka penjual minuman keras (miras) oplosan yang membuat enam warga di wilayah Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, tewas, Sari alias SR (60), jika bahan-bahan miras oplosan di rumahnya untuk membuat parfum.

"Setelah pemeriksaan di hari ini yang berdasar keterangan tersangka bahwa tersangka ini beli bahannya itu di Gunung Sahari. Ada tokonya di sana. Lalu, dia membeli barang atau bahannya untuk buat miras ini awal dengan alasan untuk buat parfum. Ternyata, bahan-bahan dicampur membuat miras. Akhirnya menyebabkan enam korban tewas dan satu korban lain lain kritis di RSUD Cengkareng," ungkapnya Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, Senin (25/6/2018).

Hengki menjelaskan, dari hasil pemeriksaan di kasus ini, miras oplosan ini dibuat SR dengan menggunakan bahan dasar methanol ataupun methil (alkohol). Bahan bahan ini bersifat toxic (racun) yang digunakan untuk penetrasi.

"Ini (Methanol) tak boleh dikonsumsi manusia. Dia (Sari/SR) kemudian (bahannya) dicampuri dengan teh, gula, dan air putih. Lalu, dari hasil pemeriksaan kami (penyidikan), bersangkutan (SR) baru jualan (Miras Oplosan) pada tanggal 21 Juni 2018 kemarin. Dia menjual tertutup ya, atau hanya kalangan tertentu saja," terangnya.

Sementara itu, Rini Asri, selaku Kepala Bidang Penyelidikan dan Pemeriksaan Balai Besar POM DKI Jakarta, menngungkapkan minuman beralkohol itu seharusnya tidak mengandung methanol.

"Methanol itu yang diperbolehkan 0,01 persen dari volumennya. Methanol, sangat berbahaya bagi kesehatan. Pertama-tama itu, efek sangat jelas itu bisa menyebabkan kebutaan, muntah, mual, kemudian kejang-kejang, dan merembet ke kerusakannnya ke hati dan ginjalnya. Itu lah bentuk kerusakannya. Jadi methanol itu bukan minuman," paparnya.

Methanol itu sendiri, ucap Rini, penggunaanya di Balai POM untuk analisis atau untuk lakukan ekstraksi zat-zat aktif dari suatu bahan.

"Juga untuk kandungan, tanaman dan bahan-bahan lainnya. Jadi methanol itu adalah bukan untuk minuman. Minuman beralkohol sendiri terdiri dari 3 golongan. Golongan A, B serta C. Golongan A mengandung ethanol. Ethil alcohol tidak lebih dari 5 persen. Sementara Golongan B 5-20 persen dan Golongan C 20-55 persen. Dan ini tidak mengandung methanol," paparnya kembali. (BAS)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved