Pemerintah Bilang TPS Ilegal di Kalideres Ditutup, Warga Bilang Bohong

"Bohong! Tidak ada penutupan. Masih ada nih sampah yang terbakar. Masih ada warga yang membuang sampah

Pemerintah Bilang TPS Ilegal di Kalideres Ditutup, Warga Bilang Bohong
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Sampah yang dibakar dan menyebabkan banyak warga kamal sesak nafas. 

- Edy Mulyanto, sebagai Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, menyebut tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Jalan Walungan Poncol RW 008 Kelurahan Kamal, Kalideres , Jakarta Barat hari ini ditutup, Minggu (24/6/2018). Namun hal itu langsung mentah-mentah oleh dibantah warga sekitar, Sahibi (27).

"Bohong! Tidak ada penutupan. Masih ada nih sampah yang terbakar. Masih ada warga yang membuang sampah," kata Sahibi di lokasi TPS yang diklaim warga ilegal itu.

Sahibi juga menanggapi, ucapan Edy Mulyanto mengenai adanya imbauan warga untuk tidak lagi membuang sampah, di lahan kosong yang bertahun-tahun disulap menjadi TPS ilegal.

"Sosialisasi seperti apa ke warga? Tidak ada," singkatnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Dinas Lingkungan Hidup Kecamatan Kalideres, yakni Supriyadi, mengatakan kalau pihaknya saat ini telah menutup total TPS ilegal itu.

"Hari ini kami tutup, kami meminta akses jalan untuk tindaklanjuti sampahnya (angkut)," ucap Supriyadi.

Dikatakannya, pihaknya akan meminta warga agar membuang sampah di TPS RW 05. Pihak Kelurahan, Sekretaris Kelurahan, hingga pihak Kecamatan dan pengurus RW, ucap Supriyadi, sudah berkoordinasi satu sama lain mengenai hal tersebut.

"Saya tadi berkoordinasi pihak kelurahan, serta Sekretaris Kelurahan, Kepala Seksi (Kasie) dan Kecamatan, serta dan pengurus RW, agar para warga setempat membuang sampahnya itu ke TPS RW 05. Sedangkan, sampah-sampah lain dari luar Kelurahan Kamal kami stop. Selain itu pemilik lahan itu (TPS Ilegal) segera dipanggil," paparnya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved