Piala Dunia 2018

Berikut Cara Pemain Mengusir Bosan di Kamp Piala Dunia 2018

Pelatih Gareth Southgate mengajak anak asuhnya untuk bermain balon unicorn di kolam renang

Berikut Cara Pemain Mengusir Bosan di Kamp Piala Dunia 2018
FIFA
Pemain Uruguay usai memenangkan laga kontra Arab Saudi, Rabu (20/6/2018) di Piala Dunia 2018 di Rusia. 

PARA pesepak bola yang berlaga di Piala Dunia selalu mendapatkan tekanan-tekanan yang berat menjelang pertandingan, dan mereka seringkali menghadapi masalah-masalah tidak terduga, salah satunya adalah kebosanan di kamp latihan.

Pada periode pertandingan satu ke pertandingan lainnya, pemain diisolasi di kamp pelatihan yang jaraknya jauh di pedesaan, dikelilingi keamanan ketat dan tembok tinggi untuk mencegah para pengintai.

Kontak dengan keluarga pun dikontrol ketat, bahkan tidak sama sekali. Sehingga para pesepak bola itu hanya berlatih dengan orang-orang yang sama setiap hari, setiap waktu.

Pelatih Australia, Bert van Marwijk, mengatakan sebuah tim akan mengalami bencana apabila ada sekelompok pemain yang mengalami kebosanan. Pemain-pemain itu akan mudah bergesekan hingga bertikai dengan anggota skuat.

Pada 2010, pelatih asal Belanda itu berhasil menyatukan tim hingga mencapai final Piala Dunia, meskipun ada beberapa pemain bernama besar yang ingin mendominasi para pemain lainnya.

"Saya mengatakan kepada para pemain Belanda pada 2010, kami akan bosan. Tetapi kami harus memenangkan Piala Dunia, kami harus bekerja sama," katanya kepada Daily Telegraph Sydney, dilansir AFP, Minggu.

Van Marwijk mengatakan, cara utama guna menjaga keharmonisan tim adalah membuat pemain mengerti bahwa mereka harus menghormati satu sama lain, meskipun mereka tidak pernah saling mengenal.

"Setiap hari beberapa hal kecil terjadi dan hal-hal itu sangat penting untuk atmosfer di seluruh tim," katanya. "Anda tidak dapat menemukannya dari buku mana pun, begitulah cara Anda memimpin grup, mengelola grup."

Kolam renang hingga komedi

Masing-masing tim punya cara mengusir kebosanan.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help