Sabu 10 Kilogram Dikemas dalam 18 Bungkus Teh Cina dan Diselundupkan di Boks Speaker

Keempat tersangka ini berperan sebagai kurir, sedangkan otak penyelundupan sabu dilakoni oleh seorang pria yang kini masih buron.

Sabu 10 Kilogram Dikemas dalam 18 Bungkus Teh Cina dan Diselundupkan di Boks Speaker
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu hasil pengungkapan, Jumat (22/6/2018) 

APARAT Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap upaya penyelundupan sabu yang dikirim dari Medan menuju Jakarta, di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko mengatakan, pengungkapan tersebut dilakukan pada Jumat (1/6/2018) lalu, di mana sindikat ini memanfaatkan momen libur Hari Pancasila, dengan menyelundupkan 10 kilogram sabu melalui jalur laut.

"Meski libur kami tetap bertugas di lapangan melakukan pemantauan. Sehingga kami bisa mengamankan metafentamin dari luar melalui Aceh menggunakan speaker, dan kita sudah pantau dari wilayah sumatera," kata Heru di Kantor BNN Cawang, Jumat (22/6/2018).

Baca: Kecelakaan Tunggal, Ini Luka-luka yang Diderita Annisa Bahar, Putri, dan Sopirnya

Kata Heru, dari pengungkapan kasus tersebut, BNN mengamankan empat tersangka berinisial AL (36), AB (46), MU (41), dan KS (36). Keempat tersangka ini berperan sebagai kurir, sedangkan otak penyelundupan sabu dilakoni oleh seorang pria yang kini masih buron.

"Kasus ini berawal dari pantauan petugas terhadap AL yang terbukti membawa sabu dari Medan menuju Palembang. Kepada petugas, AL mengaku barang tersebut didapatnya dari seorang pria berinisial LB (DPO) di Kota Medan," ungkapnya.

Dari Palembang, AL melanjutkan perjalanan menggunakan kapal kayu menuju Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara. Setibanya di dermaga, AL membawa barang selundupan keluar untuk diserahkan kepada AB, M,U dan KS.

Baca: Foto Amien Rais Bareng Rizieq Shihab Hilang dari Instagram, Fadli Zon: Ini Pemberangusan Demokrasi

Keempatnya diamankan tim BNN saat bertemu di pintu gerbang pelabuhan Muara Baru. Dari tangan para tersangka, BNN mengamankan boks speaker berisi 18 bungkus teh Cina yang di dalamnya terdapat narkotika golongan l jenis shbu kristal dengan berat brutto 9.976 gram.

Dari pengungkapan kasus tersebut, setidaknya 50 ribu anak bangsa telah terselamatkan dari penyalahgunaan narkotika.

Atas perbuatannya, seluruh tersangka terancam pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan hukuman maksimal pidana mati' atau penjara seumur hidup. Seluruh tersangka dan barang bukti kini diamankan petugas ke BNN Cawang untuk penyidikan lebih lanjut. (*)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved