Ibu Aniaya Putra Semata Wayangnya Pakai Gayung Hingga Tewas Gara-gara Ambil Uang Rp 51 Ribu

"Rp 26 ribu untuk membeli layang-layang. Sisanya disimpan sendiri," kata Adrian, Rabu (20/6/2018).

Ibu Aniaya Putra Semata Wayangnya Pakai Gayung Hingga Tewas Gara-gara Ambil Uang Rp 51 Ribu
SURYA/ACHMAD AMRU MUIZ
Penyidik UPPA Polres Malang memeriksa ibu kandung pelaku penganiayaan terhadap anaknya hingga tewas, Kamis (21/6/2018). 

SA, bocah berusia 8 tahun, tewas setelah dipukuli oleh ibu kandungnya, Ani Masripah (34).

Peristiwa itu terjadi di Tempursari, Pagak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (19/6/2018).

Polisi mendapat laporan pada Rabu (20/6/2018) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbarda saat dikonfirmasi menerangkan, Ani marah begitu mengetahui anaknya mengambil uang sebesar Rp 51 ribu.

"Rp 26 ribu untuk membeli layang-layang. Sisanya disimpan sendiri," kata Adrian, Rabu (20/6/2018).

Baca: Minta Tambahan Anggaran Rp 16,07 Triliun, Kemenkumham Ingin Bangun Lapas Super Ketat

Begitu mengetahui anaknya yang semata wayang itu mencuri, Ani lalu memukuli si bocah dengan gayung.

Kata Adrian, terdapat luka di beberapa bagian tubuh mulai kaki hingga kepala.

Akibat dipukuli itu, SA terjatuh dan kepalanya terbentur ke lantai.

Di kepala SA juga terdapat cairan yang keluar akibat luka benda tumpul.

Diduga faktor itulah yang menyebabkan SA meninggal.

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help