Faktor Penentu Kemenangan Asyik Versi Lembaga Survei SPIN

Dalam Pilkada Jawa Barat tahun 2008 dan 2013, Aher selalu diprediksi kalah semua lembaga survei.

Faktor Penentu Kemenangan Asyik Versi Lembaga Survei SPIN
Kompas.com
Debat pasangan kandidat Pilkada Jabar diwarnai aroma Pilpres 2019. 

SOSOK pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat dinilai Direktur Survei & Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara memiliki empat faktor penentu kemenangan.

Hal pertama adalah sosok dibalik sosok Asyik, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher.

Kedua sosok tersebut menurutnya sangat berpengaruh bagi masyarakat Jawa Barat.

Asumsinya merujuk hasil survei SPIN antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo di Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Dalam survei, elektabilitas Prabowo meraup suara sebesar 37,1 persen atau unggul dari Jokowi yang mendapat suara sebesar 30,5 persen.

"Keunggulan Prabowo ini sudah tercermin dalam kemenangannya di Provinsi Jabar sebagai ladang suara saat Pilpres 2014," katanya dalam siaran tertulis pada Jumat (22/6/2018).

Sementara, lanjutnya, kinerja Ahmad Heryawan selama memimpin Jawa Barat dua periode dinilai sukses.

Padahal, kala Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat tahun 2008 dan 2013, Aher selalu diprediksi kalah semua lembaga survei.

"Namun, faktanya justru menang, karena adanya silent voters, yaitu pemilih diam yang sebenarnya sudah menetapkan pilihan, tetapi tidak dinyatakan secara terbuka," ungkapnya.

Tidak hanya itu, pemahaman tentang memilih pemimpin sebagai ibadah yang ditekankan oleh PKS, ditambah efektivitas mesin parpol Gerindra, PKS dan PAN diharapkan bisa menyapu bersih undecided voters dan swing voters pada hari pencoblosan.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved