Belum Punya Pekerjaan Tetap, Warga Cikarang Timur Edarkan Ganja

Pengedar narkotika jenis ganja di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, ditangkap polisi pada Kamis (21/6/2018) malam.

Belum Punya Pekerjaan Tetap, Warga Cikarang Timur Edarkan Ganja
Warta Kota
Ilustrasi 

PENGEDAR narkotika jenis ganja di Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, ditangkap polisi pada Kamis (21/6/2018) malam.

Tersangka WA (21) diamankan berikut barang bukti 2,6 gram ganja yang disembunyikan di rumahnya di Kampung Ceger RT 02/03, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Timur Komisaris Warija mengatakan, WA diamankan petugas di Kampung Cambay RT 02/01, Desa Jati Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kamis (21/6/2018) pukul 23.00.

Baca: Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI: Jakarta Punya Lampu LED Terbesar di Dunia

Penangkapan WA berdasarkan informasi masyarakat yang menduga banyaknya transaksi narkoba di lokasi kejadian.

Petugas kemudian bergegas ke lokasi dan mencurigai WA yang tengah nongkrong sendirian di lokasi. Saat diamati, rupanya ciri-ciri WA mirip dengan keterangan warga setempat yang resah dengan adanya peredaran barang haram tersebut.

"Petugas langsung menggeledahnya, namun tidak mendapati barang bukti narkotika," kata Warija, Jumat (22/6/2018).

Baca: Fadli Zon Ragukan DPR Jadi Target Teroris, Begini Respons Polri

Meski demikian, kata dia, petugas tidak hilang akal. Anggota Reserse Kriminal Polsek Cikarang Timur kemudian menggeledah rumah WA di Desa Tanjung Baru. Di sana, petugas menemukan 2,6 gram ganja kering yang dibungkus kertas warna cokelat.

"Ganja itu di simpan di lemari pakaiannya," jelasnya.

Hingga saat ini, kata dia, polisi masih menggali keterangan WA untuk mengungkap pemasok ganja tersebut. Kepada polisi, dia nekat menjual ganja karena kebutuhan ekonomi akibat belum memiliki pekerjaan tetap.

Baca: Jokowi Akui Sulit Cari Lahan untuk Bangun UIII di Jawa, Akhirnya Dapat di Depok

Kepala Sub Bagian Humas Polres Metropolitan Bekasi AKP Sukrisno menambahkan, WA sudah lama diincar petugas karena aksinya sebagai pengedar kerap meresahkan warga Cikarang Timur.

"Saat ini masih dilakukan pengembangan atas jaringan penyuplai tersangka, kita sudah kantongi penyuplainya," ucap Sukrisno.

Akibat perbuatannya, WA dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana empat tahun penjara, dan paling lama 20 tahun penjara. (*)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help