Tidak Ada Puncak Arus Balik Lebaran 2018

Keberangkatan ke luar Jakarta masih tinggi, jadi gantian. Ada yang baru pulang, ada juga yang berangkat

Tidak Ada Puncak Arus Balik Lebaran 2018
Warta Kota
Kemacetan parah Kalimalang. 

LIBUR panjang serta waktu masuk kerja terpisah antara Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan pegawai swasta menjadi pemicu hilangnya puncak arus Balik Lebaran 2018.

Hal tersebut dibuktikan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah lewat data Posko Angkutan Lebaran hingga Kamis (21/6/2018) pagi.

Dalam data kedatangan bus tercatat ada sebanyak 1.559 bus dengan 42.711 orang penumpang, sedangkan data keberangkatan tercatat ada sebanyak 828 bus dengan 7.759 orang penumpang.

"Hal ini membuktikan keberangkatan ke luar Jakarta masih tinggi, jadi gantian. Ada yang baru pulang (balik), ada juga yang berangkat (mudik), karena ada yang libur sampai tanggal 25 (Juni 2018)," ungkapnya ditemui di kantor Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis (21/6/2018).

Sementara itu, berdasarkan data gabungan mulai dari awal mudik yakni tanggal 7 Juni 2018 sampai dengan tanggal 21 juni 2018, jumlah kedatangan tercatat ada sebanyak 17.866 bus dengan 217.640 penumpang.

Sedangkan jumlah keberangkatan sebanyak 14.619 bus dengan sebanyak 291.549 penumpang.

"Dari data ini bisa dilihat ada (warga) yang belum pulang (balik), tapi nggak lebih dari setengahnya. Jadi kesimpulannya arus balik tahun ini nggak ada," jelasnya. (dwi)

Berikut data Posko Angkutan Lebaran 2018/1439 H, Hari Kamis, 21 Juni 2018 hingga pukul 08.00 WIB,

A. Terminal Utama
1. Terminal Pulo Gebang
a. Kedatangan
Bus : 360
Penumpang : 6988
b. Keberangkatan
Bus : 155
Penumpang : 2060

2. Terminal Kampung Rambutan
a. Kedatangan
Bus : 669
Penumpang : 25741
b. Keberangkatan
Bus : 318
Penumpang : 3266

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved