Tes Psikologi SIM

Ini Alasan Pemohon SIM Wajib Ikuti Tes Psikologi

Diperlukan soft skill dan hard skill bagi pengendara yang ingin memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Ini Alasan Pemohon SIM Wajib Ikuti Tes Psikologi
WARTA KOTA/PANJI BASKHARA RAMADHAN
Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot melakukan simulasi tes psikologi pemohon SIM, Kamis (21/6). 

KEPALA Seksi (Kasie) Satpas SIM Daan Mogot, Kompol Fahri Siregar, mengatakan diperlukan soft skill dan hard skill bagi pengendara yang ingin memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Maka itu diperkukannya tes psikologi yang menjadi salah satu persyaratan penertbitan SIM.

"Ada yang berbicara dengan psikolog yang dari asosiasi psikologi Indonesia, terkait perlu atau tidak tes psikologi," ujar Fahri di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat pada Kamis (21/6/2018).

Para psikologi itu  berpandangan,  untuk dapat mewujudkan seorang pengemudi yang berperilaku baik dan aman dalam berkendara, maka mereka membutuhkan keterampilan soft skill dan hard skill.

Baca: Hari Pertama Kerja, Samsat Jakarta Utara Diserbu Pemohon

Baca: 1.000-an PNS Pemprov DKI Jakarta Tak Hadir Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran

Pengendara atau pengemudi itu juga harus memiliki kesadaran tinggi bahwa jika mengemudi tidak baik bisa berisiko kecelakaan.

Dijelaskan Fahri, hal itu dapat diukur dalam tes psikologinya kepada para calon pengguna SIM di semua golongan.

Baca: Tes Psikologi SIM Tidak Jauh Berbeda dengan Tes Psikologi Lainnya

"Bisa diukur melalui tes psikologi. Dapat dilihat dari kasus kecelakaan lalu lintas (lalin) saat itu menonjop. Dimana salah satu kasus yang saat itu telah dialami seorang pengemudi berinisial CDS di 2015 silam. Hal itu menyebabkan telan korban, meninggal dunia dan luka akibat sopir (CDS) mengkonsumsi narkoba," terangnya.

Fahri menambahkan, sopir pun saat itu jadi halusinasi karena efek narkoba, timbul juga rasa panik, gangguan psikis. Ini yang jadi perlu dilakukan tes psikologi pada pembuatan SIM. (BAS)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help