Pendatang Baru Berpotensi Menjadi PMKS Jika Tidak Miliki Keterampilan

Dengan ketatnya persaingan menyisihkan warga pendatang yang dapat berujung menjadi PMKS.

Pendatang Baru Berpotensi Menjadi PMKS Jika Tidak Miliki Keterampilan
istimewa
Ilustrasi. Sudin Sosial Jakarta berhasil jaring 17 orang dengan PMKS. 

DENGAN terbukanya DKI Jakarta kepada seluruh warga pendatang bukan tanpa syarat, para pendatang harus memiliki keterampilan dan tempat tinggal.

Sebab, tanpa keterampilan, ketatnya persaingan menyisihkan warga pendatang yang dapat berujung menjadi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Ibu Kota.

"Jakarta sebagai ibukota negara terbuka bagi siapapun yang ingin mengadu nasib. Namun kami mengimbau jika ingin ke Jakarta harus dipersiapkan agar tidak luntang-lantung. Jangan sampai jadi PMKS jalanan," jelas Masrokhan, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta dihubungi pada Rabu (20/6/2018).

Pendatang baru yang datang ke Jakarta harus memastikan dirinya mempunyai kriteria seperti keterampilan yang dibutuhkan di Jakarta, pekerjaan yang jelas, dan tempat tinggal di Jakarta agar kehidupan mereka ada yang menjamin.

Jika pendatang baru tidak memiliki kriteria itu, pihaknya khawatir mereka akan hidup telantar di Jakarta.

Kondisi itu tentu merugikan dirinya sendirinya.

Niat awal ingin mendapat kehidupan yang lebih baik, namun karena tidak memiliki persiapan akhirnya akan menyusahkan dirinya.

"Jika luntang-lantung di Jakarta, menggelandang di Jakarta karena telantar, sudah jadi tugas kami untuk melakukan penjangkauan. Karena mereka sudah menjadi PMKS jalanan. Terus mereka akan kami bawa ke panti," kata Masrokhan.

Menurut Masrohan pendatang juga harus mempunyai keluarga atau saudara atau kenalan yang menjamin bisa tinggal sementara sebelum mendapatakan pekerjaan dan penghasilan yang memadai agar bisa mandiri.

Dalam melakukan penjangkauan, pihaknya mengerahkan 425 orang Petugas P3S Dinas Sosial DKI Jakarta di lima wilayah kota administrasi.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved