40.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pulau Kelapa

"Tercatat, ada sebanyak 767.000 batang mangrove yang memenuhi area konservasi yang berada di tubir pantai Pulau Kelapa.."

40.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pulau Kelapa
Istimewa
PENANAMAN pohon mangrove di area tubir Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Selasa (19/6/2018). Pelestarian Lingkungan atas kemitraan PT CNOOC SES, Balai Taman Nasional SPTN Pulau Kelapa dan SPKP Bintang Laut itu bertujuan untuk mencegah terjadinya abrasi. 

ABRASI hingga hilangnya sejumlah biota laut yang sebelumnya terjadi di kawasan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, kini mulai berangsur pulih. Puluhan ribu bibit mangrove kembali ditanam sebagai langkah konservasi.

Penanaman puluhan batang mangrove tersebut disampaikan Ketua Sentra Penyuluhan Kehutanan dan Pedesaan (SPKP) Bintang Laut Pulau Kelapa, Iskandar, bekerja sama dengan China National Offshore Oil Corporation Southeast Sumatera (CNOOC SES).

Salah satu kontraktor Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) itu memberikan bantuan sebanyak 40.000 batang mangrove. Keseluruhan mangrove kemudian ditanam di area tubir atau tebing laut Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara.

PENANAMAN pohon mangrove di area tubir Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Selasa (19/6/2018). Pelestarian Lingkungan atas kemitraan PT CNOOC SES, Balai Taman Nasional SPTN Pulau Kelapa dan SPKP Bintang Laut itu bertujuan untuk mencegah terjadinya abrasi.
PENANAMAN pohon mangrove di area tubir Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Selasa (19/6/2018). Pelestarian Lingkungan atas kemitraan PT CNOOC SES, Balai Taman Nasional SPTN Pulau Kelapa dan SPKP Bintang Laut itu bertujuan untuk mencegah terjadinya abrasi. (Istimewa)

"Tanaman mangrove bermanfaat bagi perlindungan pulau dari bahaya abrasi air laut dan juga angin, serta berkembang biaknya biota laut," kata Iskandar, Ketua SPKP Bintang Laut saat dihubungi, Selasa (19/6/2018).

Lebih lanjut, upaya rehabilitasi dan konservasi hutan mangrove yang digelar lewat program kemitraan PT CNOOC SES, Balai Taman Nasional SPTN Pulau Kelapa dan SPKP Bintang Laut itu merupakan kelanjutan program penanaman sejuta batang pohon mangrove di Kelurahan Pulau Kelapa.

"Tercatat, ada sebanyak 767.000 batang mangrove yang memenuhi area konservasi yang berada di tubir pantai Pulau Kelapa saat ini. Jumlah tersebut terhitung sejak 2008-2018," terangnya.

Sementara itu, Lurah Pulau Kelapa, Fadli mengatakan, sangat antusias dengan program lanjutan demplot mangrove berbasis masyarakat dan terimakasih, karena mangrove mampu mencegah abrasi serta menumbuh kembangbiakkan biota ikan.

"Diharapkan kegiatan tanam mangrove tidak hanya di Pulau Pemukiman, tapi disetiap pulau juga dilaksankan. Karena manfaatnya banyak, selain itu bisa menjadi salah satu tujuan objek wisata," tuturnya. 

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help