Tes Psikologi Jadi Syarat Baru Penerbitan SIM, Akan Ada Biaya Tambahan?

TES psikologi diketahui menjadi syarat terbaru yang akan diberlakuka Polda Metro Jaya dalam menerbitkan SIM.

Tes Psikologi Jadi Syarat Baru Penerbitan SIM, Akan Ada Biaya Tambahan?
Kompas.com/Oik Yusuf
Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM) 

TES psikologi diketahui menjadi syarat terbaru yang akan diberlakukan oleh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya dalam menerbitkan , dalam proses mendapat Surat Izin Mengemudi (SIM).

Adanya persyaratan baru ini, harga SIM semua jenis dan golongan menjadi naik, atau bakalan dikenakan biaya tambahan.

Hal ini pun, dikatakan oleh Kepala Seksi (Kasi) Satpas SIM Daan Mogot Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar.

Tetapi Fahri tak mengetahui seberapa jauh kenaikan harga SIM semua golongan atau biaya tambahannya semenjak diberlakukan persyaratan baru ini.

"Saya rasa sih pasti ada (biaya tambahan atau kenaikkan harga SIM semua golongan). Belum bisa saya perkirakan ya," katanya Fahri kepada Warta Kota, Selasa (19/6/2018).

Dikatakan Fahri, jika biaya itu tak jauh berbeda dengan membayarkan hasil jasa pemeriksaan kesehatan.

"Sebenarnya, soal biaya tes psikologi ini diluar pihak kami. Karena yang melakukannya itu, ya lembaga. Ada dua lembaga menangani hal itu (tes psikologi). Intinya di sini kami mempunyai aturan yang kalian (pemohon SIM) harus wajib dipenuhi, salah satunya ya tes psikologi," ucap Fahri.

Ia mengatakan, penerapan tes psikologi untuk penerbitan SIM ialah amanah di Pasal 81 Ayat (4) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan sebagaimana yang dituangkan di dalam Pasal 36 Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

Dalam undang-undang tersebut dinyatakan bahwa salah satu persyaratan penerbitan SIM adalah kesehatan, baik kesehatan jasmani maupun rohani, untuk pemeriksaan kesehatan rohani dilakukan dengan materi tes.

"Di dalam UU nomor 22 tahun 2009 dan aturan Kapolri itu sebenarnya sudah diatur bahwa tak hanya SIM umum saja tapi semua SIM itu juga harus menggunakan tes psikologi," terangnya.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help