Polisi Minta Perlintasan Liar Mengundang Maut di Tangerang Dikaji Ulang

Polrestro Tangerang meminta kepada PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk segera menangani sejumlah perlintasan liar.

Polisi Minta Perlintasan Liar Mengundang Maut di Tangerang Dikaji Ulang
Warta Kota/Andika Panduwinata
Polisi minta perlintasan liar mengundang maut di Tangerang dikaji ulang 

JAJARAN Polrestro Tangerang meminta kepada PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk segera menangani sejumlah perlintasan liar.

Pasalnya perlintasan liar yang berada di Tangerang kerap kali memakan korban.

Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Kanit Laka Lantas Polrestro Tangerang, AKP Isha Anshori.

Ia menyatakan jika tidak segera ditangani, maka persoalan baru akan timbul lagi.

Seperti kasus kecelakaan maut yang terjadi pada Minggu (17/6/2018) kemarin.

Mobil yang ditumpangi sekeluarga dihajar Kereta KRL di perlintasan rel Stasiun Batuceper, Tangerang.

Akibat insiden tersebut, tiga orang tewas. Dan tiga lainnya mengalami luka - luka.

"Pihak KCI harus segera kaji ulang terkait perlintasan liar tersebut," ujar Isha kepada Warta Kota, Selasa (19/6/2018).

Menurutnya, perlintasan liar itu sangat membahayakan.

Terlebih kondisinya tampak memprihatinkan.

"Perlintasannya jalannya kecil, hanya dijaga menggunakan palang bambu. Itu juga jarang sekali orang yang menjaganya," ucapnya.

Isha menyebut minimnya pengawasan di lokasi tersebut sering kali terjadinya kecelakaan.

Lebih parahnya lagi membuat sejumlah nyawa melayang.

"Maka dari itu harus diperketat penjagaannya. Kalau tidak, perlintasan liar ini sebaiknya ditutup dan pihak KCI mesti segera membenahi masalah ini," kata Isha.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help